7 Cara Menyikapi Teman Kerja Toxic Tanpa Harus Resign

- Jurnalis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cara Menyikapi Teman Kerja Toxic Tanpa Harus Resign (Ilustrasi: AI Dimensia Creative)

Cara Menyikapi Teman Kerja Toxic Tanpa Harus Resign (Ilustrasi: AI Dimensia Creative)

**JAKARTA, ArgumenRakyat.com —** Menghadapi rekan kerja dengan perilaku toxic tidak selalu berujung pada keputusan mengundurkan diri, sebab ada sejumlah cara menyikapinya agar tetap nyaman bekerja.

Lingkungan kerja yang sehat membuat karyawan lebih produktif, namun situasi berubah sulit ketika harus berhadapan dengan rekan yang gemar merendahkan orang lain, menyebarkan gosip, menyalahkan kolega, atau sengaja menghambat pekerjaan. Jika dibiarkan, masalah itu dapat memicu stres, kelelahan emosional, hingga keinginan berhenti.

Langkah pertama adalah menetapkan batasan yang jelas. Tidak semua perilaku rekan kerja harus ditanggapi atau dituruti, terutama jika mereka sering mencampuri urusan pribadi atau memberi tugas di luar tanggung jawab. Sampaikan batasan dengan sopan tetapi tegas agar tetap profesional tanpa dimanfaatkan orang lain.

Baca Juga:  Ada Apa Dengan Kita? Psikolog Gani Amelia Bongkar Penyebab Lunturnya Nilai Minang di Era Digital

Jangan Terpancing Emosi

Rekan kerja toxic kerap melontarkan komentar menyakitkan atau sengaja memancing konflik. Hindari membalas dengan kemarahan karena hanya memperbesar masalah, beri jeda sebelum merespons, lalu fokuskan pembicaraan pada pekerjaan dan fakta, bukan serangan pribadi.

Baca Juga:  8 Perangkat Rumah yang Tanpa Disadari Boros Listrik

Bila situasi dinilai aman, sampaikan masalah secara langsung kepada yang bersangkutan. Sebagai bentuk kewaspadaan, catat setiap kejadian yang merugikan, termasuk waktu dan dampaknya, lalu cari dukungan dari orang terpercaya di tempat kerja.

Saat Perilaku Terus Berulang

Jika perilaku tersebut terus berulang meski sudah ditegur, laporkan kepada atasan atau bagian sumber daya manusia dengan bukti yang rapi. Langkah terakhir adalah mempertimbangkan kesehatan diri dan pilihan karier, termasuk memindahkan posisi atau mencari peluang baru.

Berita Terkait

Alasan Anak Suka Mengobrol dengan Boneka
Olahraga Tepat untuk Cegah Osteoporosis Sejak Dini
7 Cara Mengatasi Anak Susah Belajar Membaca Tanpa Memaksa
Bahaya Karbon Monoksida yang Tak Berwarna dan Tak Berbau
5 Cara Mengatasi Anak Kecanduan Merokok secara Bertahap
Maltodekstrin Bukan Gula, Ini Fungsi dan Peran dalam Pangan
7 Negara dengan Visa Kerja Termudah untuk Pekerja
7 Tanda Kecerdasan Emosional Perlu Dilatih Lagi

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:02 WIB

Alasan Anak Suka Mengobrol dengan Boneka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Olahraga Tepat untuk Cegah Osteoporosis Sejak Dini

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:08 WIB

7 Cara Mengatasi Anak Susah Belajar Membaca Tanpa Memaksa

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Bahaya Karbon Monoksida yang Tak Berwarna dan Tak Berbau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:52 WIB

5 Cara Mengatasi Anak Kecanduan Merokok secara Bertahap

Berita Terbaru

Pentas seni tradisional randai Minangkabau di lapangan dengan rumah adat beratap gonjong di belakangnya. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Deni Dahniel (CC BY-SA 4.0))

Budaya

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:46 WIB

Lembar uang rupiah kertas, ilustrasi pengelolaan anggaran daerah. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Pak.syafda (CC BY-SA 4.0))

Daerah

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:45 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta. (Foto: iNews.id)

Nasional

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:40 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot. (Foto: Dok. DPR)

Nasional

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:34 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:29 WIB