Pendidikan Tak Boleh Berhenti: Kemendikdasmen Percepat Sekolah Darurat dan Trauma Healing di Wilayah Bencana

- Jurnalis

Kamis, 25 Desember 2025 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Anak-anak besekolah di tenda darurat (Foto: ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Ilustrasi. Anak-anak besekolah di tenda darurat (Foto: ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Pendidikan Tak Boleh Berhenti: Kemendikdasmen Percepat Sekolah Darurat dan Trauma Healing di Wilayah Bencana

JAKARTA, ArgumenRakyat.com – Merespons musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra dan Aceh pada penghujung tahun 2025, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengambil langkah cepat untuk memastikan hak pendidikan anak-anak tetap terpenuhi. Pemerintah memprioritaskan pendirian sekolah darurat dan program pemulihan trauma (trauma healing) bagi siswa di pengungsian.

Langkah ini diambil guna meminimalisir dampak psikologis bagi anak-anak serta mencegah terjadinya “lost learning” atau kehilangan masa belajar akibat akses sekolah yang terputus oleh bencana.

Sekolah Tenda dan Pendistribusian Buku Dongeng

Sebagai langkah jangka pendek, Kemendikdasmen melalui koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah mendirikan puluhan tenda darurat yang berfungsi sebagai ruang kelas sementara. Fokus utama dalam sekolah darurat ini bukan pada penuntasan kurikulum akademik berat, melainkan pada aktivitas edukatif yang bersifat rekreatif.

Baca Juga:  Bahasa Indonesia Resmi UNESCO, Diharap Jadi Alat Diplomasi Global

“Kami telah mengirimkan ribuan paket buku bacaan, terutama buku dongeng dan literasi ringan, ke wilayah terdampak. Tujuannya adalah membantu pemulihan trauma anak-anak agar mereka tetap merasa nyaman dan terhibur meski dalam kondisi darurat,” jelas perwakilan Kemendikdasmen dalam keterangan resminya, Kamis (25/12).

Fleksibilitas Libur Akhir Semester

Menanggapi jadwal kalender akademik yang bertepatan dengan masa bencana di beberapa daerah, pemerintah memberikan kewenangan penuh kepada Dinas Pendidikan tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota untuk mengatur jadwal libur akhir semester ganjil 2025/2026.

“Kebijakan libur diserahkan kepada daerah masing-masing sesuai kondisi di lapangan. Jika sekolah masih terendam atau akses jalan rusak berat, daerah dipersilakan menyesuaikan jadwal agar tidak membahayakan siswa dan guru,” tambahnya.

Baca Juga:  Ombudsman Sumbar Periksa Pungutan Teacher Summit 2026

Mitigasi dan Rehabilitasi Pasca-Bencana

Pasca-bencana, pemerintah menjanjikan percepatan rehabilitasi bangunan sekolah yang rusak. Tim taktis dari kementerian saat ini mulai melakukan pendataan fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan infrastruktur, mulai dari ruang kelas hingga laboratorium digital, untuk segera dianggarkan dalam rencana perbaikan tahun 2026.

Penanganan bencana ini juga diintegrasikan dengan pendekatan Meaningful Learning (bagian dari metode Deep Learning), di mana para relawan pendidik mengajarkan siswa tentang mitigasi bencana dan cara menjaga lingkungan secara kontekstual di lokasi pengungsian.

“Pendidikan dalam situasi darurat adalah tentang harapan. Kita ingin anak-anak di Aceh dan Sumatra tetap melihat masa depan meski sekolah mereka tengah dilanda musibah,” tutup pernyataan resmi tersebut.

Berita Terkait

7 Cara Mengatasi Anak Susah Belajar Membaca Tanpa Memaksa
Sekolah Dini Bikin Anak Cepat Pintar? Ini Kata Neurolog
Komisi VIII DPR dan Kemenag Dorong Pendidikan Inklusif
KJP Plus Oktober 2026 Diperkirakan Cair 4-5 Oktober
Kemenag Salurkan Rp65,2 Miliar Pulihkan Pesantren di Aceh
AI Hapus Jurusan Kuliah di Kampus China
Pendaftaran TKA 2026 SMA/SMK Ditutup Hari Ini
DPR Minta Kesejahteraan Guru Swasta Ikut Diperhatikan

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:08 WIB

7 Cara Mengatasi Anak Susah Belajar Membaca Tanpa Memaksa

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Sekolah Dini Bikin Anak Cepat Pintar? Ini Kata Neurolog

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Komisi VIII DPR dan Kemenag Dorong Pendidikan Inklusif

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:15 WIB

KJP Plus Oktober 2026 Diperkirakan Cair 4-5 Oktober

Rabu, 30 September 2026 - 10:18 WIB

Kemenag Salurkan Rp65,2 Miliar Pulihkan Pesantren di Aceh

Berita Terbaru

Advokat Hafis Alfarisi saat menjadi narasumber podcast Kusieh Bendi. (Foto: Dok. Podcast Kusieh Bendir)

Ekonomi

HGU Perusahaan vs Tanah Adat, Advokat Pilih Jalan Damai

Rabu, 28 Okt 2026 - 16:45 WIB

Microsoft Tawarkan Resign Sukarela ke 60.000 Karyawan. (Foto: CNN Indonesia)

Digital

Microsoft Tawarkan Resign Sukarela ke 60.000 Karyawan

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:38 WIB

TNI AL Amankan Kapal MV Global 88 Muat Rokok ke Malaysia. (Foto: Dok. ANTARA)

Nasional

TNI AL Amankan Kapal MV Global 88 Muat Rokok ke Malaysia

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:35 WIB

Kamera Tersembunyi Ditemukan di Ruang Ganti RSUDZA Aceh. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Kamera Tersembunyi Ditemukan di Ruang Ganti RSUDZA Aceh

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:29 WIB

Letda Kopassus Jadi Tersangka Kelalaian Penggunaan Senpi. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Letda Kopassus Jadi Tersangka Kelalaian Penggunaan Senpi

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:23 WIB