Gempa M 7,7 Guncang Flores NTT, Peringatan Tsunami Dicabut

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pegawai dan wisatawan asing melihat gedung Hotel Jayakarta yang rusak akibat gempa di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026). (Foto: ANTARA FOTO/Gecio Viana)

Pegawai dan wisatawan asing melihat gedung Hotel Jayakarta yang rusak akibat gempa di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026). (Foto: ANTARA FOTO/Gecio Viana)

JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi, sempat memicu peringatan dini tsunami yang kemudian dicabut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Berpusat 30 Km Timur Laut Nagekeo

Melansir laporan Tribun-Video.com dalam program Tribunnews Update di kanal YouTube Tribunnews (15/8/2026), gempa terjadi pukul 04.58 WIB atau 05.58 WITA, berpusat sekitar 30 kilometer timur laut Kabupaten Nagekeo pada kedalaman 15 kilometer.

Baca Juga:  Kemendagri Sebut Data Terintegrasi Kunci Tanggap Darurat

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menyebut gempa tersebut merupakan gempa dangkal akibat aktivitas Flores Back Arc Thrust. “Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” katanya.

Dua Warga Tewas, Peringatan Dicabut

BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah NTT, NTB, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara. Wilayah berstatus Siaga meliputi Manggarai bagian utara, Ngada utara, Manggarai Barat utara, Ende utara, dan Sikka utara dengan ancaman gelombang 0,5 hingga 3 meter.

Baca Juga:  KONI Agam Pantau Seleksi Atlet Bola Voli Porprov Sumbar

Akibat gempa, dua warga dilaporkan tewas tertimpa reruntuhan bangunan di Pelabuhan Lorens Say Maumere serta sejumlah bangunan roboh. BMKG kemudian mencabut peringatan dini tsunami, namun masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.

(Sumber: Tribun-Video.com / kanal YouTube Tribunnews)

Berita Terkait

Dari Tugas Kuliah Satu Menit ke Film Layar Lebar
Polda Metro Pulangkan 6 Aktivis Greenpeace dari Bundaran HI
Ajudan Gubernur Kaltim Minta Maaf Usai Senggol Mahasiswa
Oknum P3K Dinkes Majalengka Tipu 26 SPPG Rp600 Juta
Gudang Alkes Puskesmas Tragah Terbakar, Pasien Dievakuasi
Nusantara Regas Salurkan 33 Kargo LNG hingga Triwulan III
Polri Selidiki Penyebab Kebakaran KMP Batumandi di Merak
Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Dari Tugas Kuliah Satu Menit ke Film Layar Lebar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Polda Metro Pulangkan 6 Aktivis Greenpeace dari Bundaran HI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Oknum P3K Dinkes Majalengka Tipu 26 SPPG Rp600 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Gudang Alkes Puskesmas Tragah Terbakar, Pasien Dievakuasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Nusantara Regas Salurkan 33 Kargo LNG hingga Triwulan III

Berita Terbaru

Ruang pertunjukan film dengan layar besar dan baris kursi penonton. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Projjal Moitra (CC BY-SA 4.0))

Daerah

Dari Tugas Kuliah Satu Menit ke Film Layar Lebar

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:46 WIB

Rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi tabrak lari Jorong Piladang, Kabupaten Limapuluh Kota. (Foto: Dok. CCTV via ArgumenRakyat)

Peristiwa

Tabrak Lari di Piladang 50 Kota, Polisi Buru Innova Hitam

Rabu, 21 Okt 2026 - 14:00 WIB

Tokopedia-TikTok Shop Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM. (Foto: Dok. ANTARA)

Bisnis

Tokopedia-TikTok Shop Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:32 WIB

Polda Metro Pulangkan 6 Aktivis Greenpeace dari Bundaran HI. (Foto: Dok. ANTARA)

Nasional

Polda Metro Pulangkan 6 Aktivis Greenpeace dari Bundaran HI

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:26 WIB