Konektivitas Tanpa Batas: Satelit Merah Putih-2 Resmi Beroperasi untuk Perkuat Internet di Wilayah 3T

- Jurnalis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konektivitas Tanpa Batas: Satelit Merah Putih-2 Resmi Beroperasi untuk Perkuat Internet di Wilayah 3T : AI

Konektivitas Tanpa Batas: Satelit Merah Putih-2 Resmi Beroperasi untuk Perkuat Internet di Wilayah 3T : AI

JAKARTA, ArgumenRakyat.com – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mengumumkan bahwa Satelit Merah Putih-2 telah resmi memulai operasional komersialnya di orbit hari ini, Sabtu (10/1/2026). Sebab, satelit dengan teknologi High Throughput Satellite (HTS) ini telah sukses melewati seluruh rangkaian uji coba fungsi pasca-peluncuran. Oleh karena itu, akses internet di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) diprediksi akan mengalami lonjakan kualitas yang signifikan dalam waktu dekat.

Keunggulan Teknologi HTS dan Jangkauan Sinyal

Satelit Merah Putih-2 mengandalkan frekuensi Ku-band dan C-band guna memberikan layanan internet berkecepatan tinggi secara merata. Namun, keunggulan utamanya terletak pada efisiensi transmisi data yang jauh lebih baik dibandingkan satelit konvensional.

  • Kapasitas Raksasa: Memiliki total kapasitas hingga 32 Gbps, satelit ini mampu melayani ribuan titik akses secara bersamaan.

  • Fokus Wilayah: Penempatan satelit ini diprioritaskan untuk mendukung transformasi digital di kawasan timur Indonesia dan wilayah pelosok Sumatera.

  • Biaya Operasional: Selain itu, penggunaan teknologi ini mampu menekan biaya infrastruktur darat karena cakupan sinyalnya yang sangat luas dan stabil.

Baca Juga:  Capaian Gemilang Akhir Tahun: Indonesia Catat "Zero Terror Attack" Sepanjang 2025, Polri Waspadai Radikalisme Digital

Mendorong Digitalisasi Nasional dan GovTech

Akibatnya, sektor-sektor krusial seperti pendidikan jarak jauh dan puskesmas di desa-desa kini dapat terhubung dengan sistem pusat tanpa kendala jaringan. Maka dari itu, operasional satelit ini menjadi tulang punggung bagi program GovTech (INA Digital) yang sedang digalakkan pemerintah.

Baca Juga:  Satelit Merah Putih 2 Perluas Akses Internet di Zona Bencana, Era Digitalisasi Inklusif Dimulai

Meskipun biaya investasinya cukup besar, pemerintah optimistis dampak ekonominya akan jauh lebih luas bagi masyarakat. Bahkan, kehadiran satelit ini diharapkan dapat menarik lebih banyak investasi di sektor ekonomi kreatif digital dari wilayah-wilayah yang sebelumnya tidak terjangkau internet. Terakhir, kedaulatan digital Indonesia kini semakin kuat dengan bertambahnya infrastruktur strategis di ruang angkasa.(**)

Berita Terkait

Jalur Pantura Masih Terkendala: KAI Batalkan 34 Perjalanan Kereta Api Per 19 Januari, Simak Daftar Lengkapnya
Evakuasi Pesawat ATR Indonesia Air Transport: Puing Ditemukan di Gunung Bulusaraung Maros, Satu Korban Teridentifikasi
Gebrakan Politik Baru: Partai Gema Bangsa Deklarasi di JCC, Usung Misi Indonesia Mandiri dan Dukung Prabowo 2029
Bitcoin Cetak Rekor Fantastis Rp1,6 Miliar: Arus Masuk ETF dan Data Inflasi AS Jadi Katalis Utama
Darurat Udara! Pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros, Basarnas Sisir Kawasan Leang-Leang
Mandat Biodiesel B50 Resmi Dibatalkan, Pemerintah Pilih Pertahankan B40 Demi Keamanan Mesin Industri
Anomali Harga Pangan 2026: Cabai Anjlok Hingga 18 Persen, Harga Beras dan Minyak Goreng Kian Menghimpit Rakyat
Update Gadget 2026: iPhone di iBox Turun Harga Mulai Rp8 Jutaan, Infinix Note 60 Gebrak Pasar dengan Fitur Satelit

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 14:05 WIB

Jalur Pantura Masih Terkendala: KAI Batalkan 34 Perjalanan Kereta Api Per 19 Januari, Simak Daftar Lengkapnya

Minggu, 18 Januari 2026 - 21:30 WIB

Evakuasi Pesawat ATR Indonesia Air Transport: Puing Ditemukan di Gunung Bulusaraung Maros, Satu Korban Teridentifikasi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 17:04 WIB

Gebrakan Politik Baru: Partai Gema Bangsa Deklarasi di JCC, Usung Misi Indonesia Mandiri dan Dukung Prabowo 2029

Sabtu, 17 Januari 2026 - 16:27 WIB

Bitcoin Cetak Rekor Fantastis Rp1,6 Miliar: Arus Masuk ETF dan Data Inflasi AS Jadi Katalis Utama

Sabtu, 17 Januari 2026 - 16:01 WIB

Darurat Udara! Pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros, Basarnas Sisir Kawasan Leang-Leang

Berita Terbaru

Opini

POLITIK JULO-JULO

Minggu, 18 Jan 2026 - 11:27 WIB