Guncangan di Pesisir Selatan: Gempa Magnitudo 5,3 Picu Kepanikan Warga, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Guncangan di Pesisir Selatan: Gempa Magnitudo 5,3 Picu Kepanikan Warga, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Guncangan di Pesisir Selatan: Gempa Magnitudo 5,3 Picu Kepanikan Warga, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

PAINAN, ArgumenRakyat.com – Masyarakat di Kabupaten Pesisir Selatan dan Kota Padang dikejutkan oleh guncangan gempa bumi tektonik pada Jumat pagi (9/1/2026). Sebab, getaran yang terjadi cukup kuat hingga membuat warga berhamburan keluar rumah guna menyelamatkan diri. Oleh karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera melakukan penyisiran di wilayah pesisir untuk mendata potensi dampak kerusakan.

Analisis Tektonik dan Parameter Gempa

Berdasarkan data resmi dari BMKG, gempa ini memiliki parameter pemutakhiran dengan magnitudo 5,3. Namun, episenter gempa terletak di laut pada kedalaman menengah, sehingga daya rusaknya diperkirakan tidak terlalu masif di permukaan.

  • Lokasi Episenter: Berada di koordinat laut sebelah barat daya Pesisir Selatan.

  • Penyebab: Gempa ini dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah lempeng Eurasia.

  • Skala Intensitas: Getaran dirasakan nyata di dalam rumah dengan skala III-IV MMI di Painan dan III MMI di Kota Padang serta sekitarnya.

Baca Juga:  Evakuasi Dramatis di Padang: Tim SAR dan BPBD Selamatkan Warga Terjebak Banjir

Situasi Terkini dan Imbauan Mitigasi

Meskipun getaran terasa cukup kuat, BMKG memastikan bahwa pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami. Akibatnya, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab di media sosial. Selain itu, petugas BPBD saat ini masih fokus memantau pemukiman warga di perbukitan. Maka dari itu, kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan sangat diperlukan, terutama karena wilayah Sumatera Barat sedang berada dalam musim hujan ekstrem.

Baca Juga:  Update Korupsi BSN: Kejari Padang Mulai Inventarisir Aset Luar Negeri?

Argumen Kita: Pentingnya Literasi Mitigasi di Wilayah Rawan

ArgumenRakyat.com memandang bahwa gempa pagi ini merupakan pengingat bahwa Sumatera Barat berada di zona aktif tektonik. Terakhir, kesiapsiagaan mandiri melalui penyediaan “Tas Siaga Bencana” dan pemahaman jalur evakuasi tetap menjadi kunci utama dalam meminimalisir risiko jatuhnya korban di masa depan.(**)

Berita Terkait

Waspada! Air Sinkhole Lima Puluh Kota Mengandung Bakteri E-Coli Tinggi, Wagub Sumbar: Jangan Dikonsumsi!
Bareskrim Polri Bidik Mafia Tambang Emas Ilegal di Sumbar: Tim Khusus Diterjunkan, Usut Keterlibatan Korporasi
Update Sinkhole Lima Puluh Kota: Ahli Geologi PVMBG Tiba di Lokasi, Lakukan Pemetaan Rongga Bawah Tanah
Fenomena Alam di Lima Puluh Kota: Munculnya Lubang Raksasa (Sinkhole) di Lahan Warga Gegerkan Masyarakat
Tragedi di Pasaman: Nenek Saudah Jadi Korban Penganiayaan, Polisi Buru Pelaku Pemukulan
GENERASI MUDA DI ERA DIGITALISASI
JEJAK SEJARAH PASAR PAYAKUMBUH : DARI ERA KOLONIAL KE MILENIAL (tamat)
Update Korupsi BSN: Kejari Padang Mulai Inventarisir Aset Luar Negeri?

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:16 WIB

Waspada! Air Sinkhole Lima Puluh Kota Mengandung Bakteri E-Coli Tinggi, Wagub Sumbar: Jangan Dikonsumsi!

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:47 WIB

Bareskrim Polri Bidik Mafia Tambang Emas Ilegal di Sumbar: Tim Khusus Diterjunkan, Usut Keterlibatan Korporasi

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:50 WIB

Update Sinkhole Lima Puluh Kota: Ahli Geologi PVMBG Tiba di Lokasi, Lakukan Pemetaan Rongga Bawah Tanah

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:57 WIB

Guncangan di Pesisir Selatan: Gempa Magnitudo 5,3 Picu Kepanikan Warga, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Rabu, 7 Januari 2026 - 14:54 WIB

Fenomena Alam di Lima Puluh Kota: Munculnya Lubang Raksasa (Sinkhole) di Lahan Warga Gegerkan Masyarakat

Berita Terbaru

Opini

POLITIK JULO-JULO

Minggu, 18 Jan 2026 - 11:27 WIB