Fenomena Alam di Lima Puluh Kota: Munculnya Lubang Raksasa (Sinkhole) di Lahan Warga Gegerkan Masyarakat

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fenomena Alam di Lima Puluh Kota: Munculnya Lubang Raksasa (Sinkhole) di Lahan Warga Gegerkan Masyarakat

Fenomena Alam di Lima Puluh Kota: Munculnya Lubang Raksasa (Sinkhole) di Lahan Warga Gegerkan Masyarakat

LIMAPULUH KOTA, ArgumenRakyat.com – Warga di wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, dikagetkan dengan munculnya fenomena lubang amblas atau sinkhole secara tiba-tiba di lahan perkebunan. Sebab, lubang dengan kedalaman signifikan tersebut muncul pasca-hujan lebat yang mengguyur wilayah tersebut selama beberapa hari terakhir. Oleh karena itu, otoritas setempat kini telah memasang garis polisi guna mencegah warga mendekat ke lokasi yang dinilai masih labil.

Peristiwa ini menjadi viral di media sosial dan mengundang perhatian para ahli geologi untuk meneliti struktur tanah di kawasan tersebut.

Penyebab dan Kronologi Munculnya Lubang

Berdasarkan keterangan saksi mata di lapangan, amblasnya tanah terjadi secara mendadak tanpa ada tanda-tanda getaran sebelumnya. Namun, tim ahli menduga bahwa faktor hidrologi bawah tanah menjadi pemicu utama.

  • Intensitas Hujan: Curah hujan yang ekstrem di awal tahun 2026 menyebabkan debit air di rongga bawah tanah meningkat drastis.

  • Struktur Karst: Wilayah Lima Puluh Kota sebagian besar memiliki struktur batuan gamping (karst) yang mudah larut oleh air. Akibatnya, tercipta rongga di bawah permukaan yang sewaktu-waktu dapat runtuh.

  • Luas Terdampak: Lubang dilaporkan memiliki diameter sekitar 5-7 meter dengan kedalaman yang masih terus dipantau perkembangannya.

Baca Juga:  Kejari Padang Resmi Tetapkan Anggota DPRD Sumbar BSN Tersangka Korupsi Rp34 Miliar

Langkah Mitigasi dan Peringatan Dini

Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lima Puluh Kota mengimbau warga di sekitar lokasi untuk tetap waspada terhadap potensi amblasan susulan. Maka dari itu, langkah-langkah darurat mulai diberlakukan demi menjaga keselamatan jiwa. Bahkan, koordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah dilakukan untuk melakukan pemetaan area rawan. Terakhir, masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas pertanian atau penggembalaan ternak di sekitar titik amblasan hingga situasi dinyatakan benar-benar aman.

Baca Juga:  Haul ke-77 Tan Malaka, Momentum Menghidupkan Kembali Tradisi Berpikir Kritis

Argumen Kita: Pentingnya Pemetaan Kawasan Rawan

ArgumenRakyat.com memandang bahwa fenomena sinkhole di Lima Puluh Kota adalah pengingat akan pentingnya pemetaan geologi yang lebih detail. Meskipun merupakan fenomena alami, pemerintah daerah perlu memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai ciri-ciri tanah yang rawan amblas agar dampak kerugian dapat diminimalisir di masa depan.(**)

Berita Terkait

Drama Musorkot KONI Payakumbuh: Fitra Yanto Mundur Mendadak, Kenapa?
Masa Bakti Berakhir, KONI Kota Payakumbuh Siap Gelar Musorkot
Rencana Aksi Massa di Sungai Kamuyang, Warga Desak Evaluasi Kinerja Wali Nagari
Wahyudi Thamrin Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Koperasi Sago Inti Alam Mineral, Dinas Koperindag Beri Pembekalan Teknis
Dugaan Mark Up Proyek Video Profil Desa di Karo, Kreator Jadi Terdakwa
Penetapan 1 Syawal di Payakumbuh Picu Kontroversi, Masyarakat Terbelah
Menko Polkam Djamari Chaniago Tolak Gelar Datuak, Soroti Makna Kehormatan dalam Adat Minangkabau
Catat! Rekayasa Lalu Lintas One Way Disiapkan di Jalur Padang, Solok, Payakumbuh

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:20 WIB

Drama Musorkot KONI Payakumbuh: Fitra Yanto Mundur Mendadak, Kenapa?

Senin, 13 April 2026 - 15:25 WIB

Masa Bakti Berakhir, KONI Kota Payakumbuh Siap Gelar Musorkot

Jumat, 10 April 2026 - 12:38 WIB

Rencana Aksi Massa di Sungai Kamuyang, Warga Desak Evaluasi Kinerja Wali Nagari

Senin, 6 April 2026 - 17:41 WIB

Wahyudi Thamrin Terpilih Aklamasi Jadi Ketua Koperasi Sago Inti Alam Mineral, Dinas Koperindag Beri Pembekalan Teknis

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:23 WIB

Dugaan Mark Up Proyek Video Profil Desa di Karo, Kreator Jadi Terdakwa

Berita Terbaru

Ilustrasi Foto Kartini 2026: Hak atas Sehat Jiwa, Emansipasi Wanita Modern.(Foto AI)

Kesehatan

Kartini 2026: Hak atas Sehat Jiwa, Emansipasi Wanita Modern

Selasa, 21 Apr 2026 - 14:00 WIB