Jakarta, ArgumenRakyat.com — Kepolisian memulangkan enam aktivis lingkungan yang sempat memanjat Monumen Selamat Datang di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, untuk membentangkan spanduk protes.
Polisi Sebut Bukan Penangkapan
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan keenam aktivis itu telah dipulangkan pada Selasa (20/10) malam. “Tadi malam yang bersangkutan sudah kembali ke rumah masing-masing,” kata Budi di Polda Metro Jaya, Rabu (21/10).
Budi membantah pihaknya melakukan penangkapan terhadap para aktivis. Menurut dia, mereka dibawa ke Polda Metro Jaya untuk mendapat perawatan karena kondisinya lemas dan pusing setelah turun dari ketinggian. Kepolisian menyiapkan mobil kesehatan dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat.
ADVERTISEMENT
Iklan Info Sponsorship →“Jadi kami luruskan, tidak ada penangkapan, tetapi kepolisian dalam hal ini memprioritaskan kondisi medis, kondisi psikis dari orang yang berada di ketinggian,” sambungnya.
Aksi Disebut Soroti Krisis Iklim
Organisasi lingkungan tersebut mengungkapkan keenam aktivis telah dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan hampir 12 jam di Polda Metro Jaya. Juru kampanye keadilan iklim Jeanny Sirait menyebut aksi itu menyuarakan keresahan masyarakat atas krisis iklim yang kian nyata, mulai kekeringan, banjir, kebakaran hutan, hingga anomali cuaca.
“Pembebasan ini bukan akhir dari perjuangan kami. Aksi damai di Bundaran HI menjadi awal untuk menggaungkan kesadaran bahwa krisis iklim sudah sampai di meja makan kita, melalui kenaikan harga pangan dan hilangnya sumber penghidupan,” tutur Jeanny.
Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada tim advokasi dan firma hukum yang mendampingi keenam aktivis selama proses pemeriksaan hingga pembebasan. Mereka menegaskan akan terus mendesak pemerintah mengambil tindakan nyata menangani krisis iklim dan menurunkan biaya hidup.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menyebut keenam aktivis terdiri atas dua perempuan dan empat laki-laki yang membentangkan spanduk pada pukul 06.05-06.15 WIB. “Keenam orang itu dapat kita evakuasi dan tidak satu pun yang tertinggal di atas. Kami harapkan penanganan yang cepat dari Dokkes Polda Metro Jaya dapat memberikan keselamatan yang utama kepada keenam orang tersebut,” katanya.









