Motif Penembakan Polisi di Pondok Cabe Masih Didalami

- Jurnalis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Motif Penembakan Polisi di Pondok Cabe Masih Didalami. (Foto: Dok. ANTARA)

Motif Penembakan Polisi di Pondok Cabe Masih Didalami. (Foto: Dok. ANTARA)

Tangerang Selatan, ArgumenRakyat.com — Kepolisian Daerah Metro Jaya masih mendalami motif penembakan yang melibatkan dua anggota Polri di kawasan Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, pada Jumat (16/10) lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum belum dapat melakukan pendalaman motif secara komprehensif karena masih mempertimbangkan kondisi psikologis pelaku.

Dugaan Perundungan di Balik Insiden

Dari penjelasan pengacara korban, Petrus Balla Pattyona, dugaan perundungan disebut menjadi salah satu latar insiden. Korban adalah Bharatu Laurentius Valdo Fernandez, anggota kesatuan polisi air yang bertugas dari Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Peristiwa itu terjadi di Mako Polairud, Pondok Cabe, Pamulang, sekitar pukul 05.30 WIB.

Baca Juga:  Mahfud MD Sentil Pembicaraan Mengenai Hukuman Mati Eks Jampidsus: Secara Yuridis Memungkinkan

“Kami penyidik dalam hal ini masih belum bisa melakukan pendalaman yang komprehensif melihat situasi dan kondisi dari si pelaku. Artinya ini juga harus kita lihat, makanya kami belum bisa menyampaikan motif,” kata Budi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Budi memastikan tim penyidik telah selesai melakukan olah tempat kejadian perkara dan menyita sejumlah barang bukti. Terhadap tersangka sudah dilakukan penahanan terhadap satu orang.

Proses Hukum dan Etik Berjalan

“Pastinya olah TKP sudah dilakukan. Terhadap tersangka sudah dilakukan penahanan terhadap satu orang. Beberapa barang bukti yang diamankan antara lain selongsong murni, senjata tajam, dan barang-barang milik pribadi,” ujarnya.

Baca Juga:  Hakim PN Jaksel Sebut Upaya Paksa Penangkapan Roy Suryo Sewenang-wenang dan Tidak Sah

“Polri tidak memberi ruang pada personel yang melakukan pelanggaran ataupun kejahatan. Pasti diproses hukum dan sudah dilakukan penahanan. Perkara ini akan diusut tuntas, baik oleh Ditreskrimum maupun Bidpropam Polda Metro Jaya,” ujar Budi.

Mengenai dugaan gangguan kejiwaan pada pelaku, Budi menjelaskan hal itu membutuhkan pemeriksaan medis mendalam oleh tim ahli dan tidak bisa disimpulkan dalam waktu singkat. Polda Metro Jaya juga menyampaikan empati kepada korban beserta keluarga dan berjanji menyampaikan perkembangan penanganan kasus secara transparan.

Berita Terkait

Polda Metro Pulangkan 6 Aktivis Greenpeace dari Bundaran HI
Ajudan Gubernur Kaltim Minta Maaf Usai Senggol Mahasiswa
Oknum P3K Dinkes Majalengka Tipu 26 SPPG Rp600 Juta
Gudang Alkes Puskesmas Tragah Terbakar, Pasien Dievakuasi
Nusantara Regas Salurkan 33 Kargo LNG hingga Triwulan III
Polri Selidiki Penyebab Kebakaran KMP Batumandi di Merak
Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta
Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Polda Metro Pulangkan 6 Aktivis Greenpeace dari Bundaran HI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Oknum P3K Dinkes Majalengka Tipu 26 SPPG Rp600 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:10 WIB

Gudang Alkes Puskesmas Tragah Terbakar, Pasien Dievakuasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Nusantara Regas Salurkan 33 Kargo LNG hingga Triwulan III

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Polri Selidiki Penyebab Kebakaran KMP Batumandi di Merak

Berita Terbaru

Ruang pertunjukan film dengan layar besar dan baris kursi penonton. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Projjal Moitra (CC BY-SA 4.0))

Daerah

Dari Tugas Kuliah Satu Menit ke Film Layar Lebar

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:46 WIB

Rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi tabrak lari Jorong Piladang, Kabupaten Limapuluh Kota. (Foto: Dok. CCTV via ArgumenRakyat)

Peristiwa

Tabrak Lari di Piladang 50 Kota, Polisi Buru Innova Hitam

Rabu, 21 Okt 2026 - 14:00 WIB

Tokopedia-TikTok Shop Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM. (Foto: Dok. ANTARA)

Bisnis

Tokopedia-TikTok Shop Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:32 WIB

Polda Metro Pulangkan 6 Aktivis Greenpeace dari Bundaran HI. (Foto: Dok. ANTARA)

Nasional

Polda Metro Pulangkan 6 Aktivis Greenpeace dari Bundaran HI

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:26 WIB