Proporsional Terbuka Dinilai Membuka Jalan Politik Uang

- Jurnalis

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kotak suara pada pemilihan kepala daerah Padang dan Sumatera Barat. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/AIP2000 (CC BY 4.0))

Kotak suara pada pemilihan kepala daerah Padang dan Sumatera Barat. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/AIP2000 (CC BY 4.0))

PAYAKUMBUH, ArgumenRakyat.com — Mantan anggota DPRD Kabupaten 50 Kota, H. Muhammad Ridho Ilahi, menilai sistem pemilu proporsional terbuka membuka jalan transaksi politik. Ia mengaku lebih memilih sistem lama yang mengedepankan peran partai politik.

Dalam podcast Kusieh Bendi, Ridho menjelaskan perubahan sistem dari proporsional tertutup ke terbuka mengubah cara calon anggota dewan bekerja. Pada sistem tertutup, nomor urut dan penetapan calon ditentukan partai sehingga mekanisme pengkaderan lebih kuat. Pada sistem terbuka, kata dia, popularitas dan kemampuan modal jauh lebih menentukan.

Dari Tertutup ke Terbuka, Cara Bertarung Berubah

Ia mengakui tidak bisa memungkiri kabar transaksi kursi di kalangan politisi. “Kalau seluruh dari kawan-kawan saya yang berpolitik, dia menyampaikan ke saya itu Pak Ridho, kursi itu dibeli,” katanya. Namun ia menegaskan dua periode menjadi anggota dewan tanpa membeli suara.

Baca Juga:  Adi Prayitno: Koalisi Pemerintah Jangan Hanya Urus PDIP, Lawan Saja Jika Merepotkan

Menurut Ridho, sistem tertutup membuat partai menempatkan kader terbaik meski tidak selalu populer di mata pemilih. Ia memakai istilah memilih kucing dalam karung yang sering dipakai masyarakat untuk menggambarkan sistem itu. Meski begitu, ia menilai pilihan tersebut lebih terukur karena rekam jejak calon bisa dilihat dari kaderisasi partai.

Transaksi Kursi dan Pengawasan Pemilu

Ia juga menyinggung lemahnya pengawasan pemilu terhadap politik uang. Transaksi, katanya, sering berpindah lewat telepon seluler sehingga sulit ditelusuri. “Karena saya tidak pernah membeli suara, karena dua periode saya dipilih itu tidak membeli suara,” ujarnya.

Baca Juga:  Protes Suara Tadarus oleh WNA di Gili Trawangan Jadi Perhatian Publik

Di akhir perbincangan, Ridho menyatakan pilihannya pada sistem yang mengedepankan partai politik. “Saya lebih memilih cara yang lama, mengedepankan partai politik,” katanya. Ia berharap mekanisme seleksi calon kembali diperkuat agar kapasitas dan integritas wakil rakyat lebih terukur.

Pembahasan lengkap soal ini bisa disimak dalam episode podcast Kusieh Bendi di kanal YouTube Dimensia Creative.

Berita Terkait

Dari Tugas Kuliah Satu Menit ke Film Layar Lebar
Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap
Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur
Lahan Bekas Karhutla Dharmasraya 5,9 Ha Ditanami Sawit
LKPJ dan LPP: Pengawasan DPRD 50 Kota Disorot
Semen Padang Ditahan Imbang PSMS Medan 1-1 di Bekasi
Advokat Dorong Peradilan Adat Diakui Sistem Hukum
Tim Sepak Bola Payakumbuh Raih Emas Porprov Sumbar

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Dari Tugas Kuliah Satu Menit ke Film Layar Lebar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Lahan Bekas Karhutla Dharmasraya 5,9 Ha Ditanami Sawit

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Proporsional Terbuka Dinilai Membuka Jalan Politik Uang

Berita Terbaru

Ruang pertunjukan film dengan layar besar dan baris kursi penonton. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Projjal Moitra (CC BY-SA 4.0))

Daerah

Dari Tugas Kuliah Satu Menit ke Film Layar Lebar

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:46 WIB

Rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi tabrak lari Jorong Piladang, Kabupaten Limapuluh Kota. (Foto: Dok. CCTV via ArgumenRakyat)

Peristiwa

Tabrak Lari di Piladang 50 Kota, Polisi Buru Innova Hitam

Rabu, 21 Okt 2026 - 14:00 WIB

Tokopedia-TikTok Shop Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM. (Foto: Dok. ANTARA)

Bisnis

Tokopedia-TikTok Shop Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:32 WIB

Polda Metro Pulangkan 6 Aktivis Greenpeace dari Bundaran HI. (Foto: Dok. ANTARA)

Nasional

Polda Metro Pulangkan 6 Aktivis Greenpeace dari Bundaran HI

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:26 WIB