Empat Relawan Karhutla Bromo Meninggal, Dua Luka Berat

- Jurnalis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Empat Relawan Karhutla Bromo Meninggal, Dua Luka Berat. (Foto: iNews.id)

Empat Relawan Karhutla Bromo Meninggal, Dua Luka Berat. (Foto: iNews.id)

Probolinggo, ArgumenRakyat.com — Empat relawan yang bertugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, meninggal dunia, sementara dua korban lain mengalami luka bakar berat.

Peristiwa terjadi pada Kamis (15/10) sore di Bukit Mentigen, kawasan Gunung Bromo. Keempat korban meninggal setelah terjebak kobaran api saat berupaya memadamkan kebakaran yang semakin meluas.

Para korban yang meninggal dunia adalah Sukaris (55) dan Hendra Rony Wigayanta (25), keduanya petugas Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), serta Wisnu Yuda Pratama (25) dan Sefriel Ardiansyah (19), relawan dari karyawan hotel setempat.

Baca Juga:  Pembunuh Wanita dalam Kardus di Bandung Ditangkap

Dua Korban Luka Berat Dirujuk ke Surabaya

Dua korban yang mengalami luka bakar berat, Munawi dan Suraji, telah dirujuk dari RSUD Tongas Probolinggo ke RSUD dr Soetomo Surabaya untuk mendapat perawatan intensif. Salah satu korban, Hendra, sempat mengalami luka bakar sekitar 50 hingga 60 persen sebelum akhirnya meninggal di RSUD Tongas.

Baca Juga:  Pesta Sabu di Rutan Depok, 2 Petugas Diduga Fasilitasi Napi

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

Bupati Probolinggo Muhammad Haris mengajak seluruh aparatur sipil negara mendoakan para korban. “Saya menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya empat relawan dalam peristiwa tersebut,” katanya dalam kegiatan dzikir dan sholawat di Auditorium Madakaripura, Jumat.

Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar menyatakan polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran. “Tim sudah ke lokasi mengumpulkan barang bukti untuk mengetahui peristiwa yang terjadi di sana. Kasusnya masih diselidiki,” ujarnya.

Berita Terkait

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta
Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot
Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan
Kabut Asap Karhutla Kembali Selimuti Palembang
IHSG Berpotensi Menguat Usai Respons Kebijakan Bursa
Motif Penembakan Polisi di Pondok Cabe Masih Didalami
Operasi SAR KM Feronia, 5 Perairan TN Komodo Ditutup
BNPB Petakan 44 Area Terbakar di Sumsel

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:40 WIB

IHSG Berpotensi Menguat Usai Respons Kebijakan Bursa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:35 WIB

Motif Penembakan Polisi di Pondok Cabe Masih Didalami

Berita Terbaru

Pentas seni tradisional randai Minangkabau di lapangan dengan rumah adat beratap gonjong di belakangnya. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Deni Dahniel (CC BY-SA 4.0))

Budaya

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:46 WIB

Lembar uang rupiah kertas, ilustrasi pengelolaan anggaran daerah. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Pak.syafda (CC BY-SA 4.0))

Daerah

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:45 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta. (Foto: iNews.id)

Nasional

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:40 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot. (Foto: Dok. DPR)

Nasional

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:34 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:29 WIB