MENGUPAS DUNIA TEATER DAN BUDAYA BERSAMA YUSRIL KATIL

- Jurnalis

Kamis, 25 Desember 2025 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yusril Katil di Kusieh Bendi: Membawa Teater Minangkabau dari Terminal Payakumbuh ke Panggung Dunia

Episode terbaru podcast Kusieh Bendi menghadirkan maestro seni peran kebanggaan Sumatera Barat, Yusril Katil. Beliau adalah dosen teater di ISI Padang Panjang, sutradara bertangan dingin, sekaligus aktor layar lebar yang sukses membawa nama Minangkabau hingga ke panggung internasional! 🌍✨

Dari Terminal Payakumbuh hingga merambah panggung di Eropa, Jepang, dan Cina, Yusril Katil berbagi perspektif tajam mengenai dunia kreatif dan kebudayaan.

Seni Bukan Sekadar Bakat, Tapi Ilmu Pengetahuan

Dalam obrolan mendalam ini, Yusril Katil menegaskan bahwa seni peran adalah sebuah disiplin ilmu profesional. Beliau membedah mengapa seni harus dipelajari secara akademis dan teknis agar seorang seniman memiliki fondasi yang kuat untuk bersaing di level global.

Baca Juga:  Dewi Centong: Menjawab Kontroversi dengan Kerja Nyata di Sudut Kota Payakumbuh

Sorotan Utama Perbincangan:

  • Negara Harus Hadir: Sebuah kritik membangun mengenai pentingnya infrastruktur dan ekosistem seni yang memadai. Menurutnya, kreativitas anak muda di daerah akan sulit berkembang tanpa dukungan fasilitas yang nyata dari pemerintah.

  • Eksistensi di Industri Film Nasional: Cerita di balik layar pengalamannya membintangi 8 judul film layar lebar serta berbagai iklan nasional yang ikonik.

  • Teater Sebagai Kontrol Sosial: Bagaimana teater berfungsi lebih dari sekadar hiburan, melainkan sebagai refleksi zaman dan alat dokumentasi kebudayaan yang paling jujur.

Baca Juga:  Menguak Sisi Lain Ismail Lishtkroo: Dari Trauma Masa Kecil hingga Perjuangan Keadilan Arisan Online

Menantang Ekosistem Kreatif Payakumbuh & Sumbar

Yusril Katil juga memberikan pesan penting bagi para pengambil kebijakan dan kreator muda di Kota Payakumbuh. Beliau menekankan bahwa kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari kematangan ekosistem budayanya.

Simak perbincangan inspiratif ini untuk memahami bagaimana seni budaya dapat menjadi kekuatan besar dalam memajukan identitas daerah di mata dunia.

Berita Terkait

Dewi Centong: Menjawab Kontroversi dengan Kerja Nyata di Sudut Kota Payakumbuh
Menyingkap Visi Di Sebalik Podcast “Kusieh Bendi”: Platform Digital Baru Dari Sudut Kota Payakumbuh
Menguak Sisi Lain Ismail Lishtkroo: Dari Trauma Masa Kecil hingga Perjuangan Keadilan Arisan Online
BLAK-BLAKAN BARENG WALIKOTA PAYAKUMBUH: DARI MIMPI MASA KECIL HINGGA MEMBANGUN KOTA
Bukan Sekadar Jualan Ketan: Rahasia di Balik Sukses Om Cheng & Tansu Omceng!
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 25 Desember 2025 - 20:10 WIB

Dewi Centong: Menjawab Kontroversi dengan Kerja Nyata di Sudut Kota Payakumbuh

Kamis, 25 Desember 2025 - 20:05 WIB

Menyingkap Visi Di Sebalik Podcast “Kusieh Bendi”: Platform Digital Baru Dari Sudut Kota Payakumbuh

Kamis, 25 Desember 2025 - 19:59 WIB

Menguak Sisi Lain Ismail Lishtkroo: Dari Trauma Masa Kecil hingga Perjuangan Keadilan Arisan Online

Kamis, 25 Desember 2025 - 19:46 WIB

BLAK-BLAKAN BARENG WALIKOTA PAYAKUMBUH: DARI MIMPI MASA KECIL HINGGA MEMBANGUN KOTA

Kamis, 25 Desember 2025 - 19:41 WIB

MENGUPAS DUNIA TEATER DAN BUDAYA BERSAMA YUSRIL KATIL

Berita Terbaru

Opini

POLITIK JULO-JULO

Minggu, 18 Jan 2026 - 11:27 WIB