Refleksi Akhir Tahun: 15 Ribu Napi Dapat Remisi Natal, KPK Kejar Saksi Baru Korupsi Bekasi

- Jurnalis

Kamis, 25 Desember 2025 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sumber foto : suaramedia

sumber foto : suaramedia

ARGUMENRAKYAT.COM, JAKARTA – Dinamika hukum dan politik di pengujung tahun 2025 tetap bergerak progresif. Di saat ribuan warga binaan merayakan suka cita kebebasan melalui remisi Natal, lembaga antirasuah justru semakin gencar melakukan pembersihan birokrasi, khususnya terkait kasus suap proyek yang mengguncang Jawa Barat.

Kado Natal: 15.235 Warga Binaan Terima Remisi

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) memberikan Remisi Khusus (RK) Natal kepada 15.235 warga binaan beragama Kristen dan Katolik di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, ratusan di antaranya dinyatakan langsung bebas (RK II).

Menteri Hukum menyebutkan bahwa pemberian remisi ini bukan sekadar pengurangan masa tahanan, melainkan apresiasi atas perubahan perilaku warga binaan selama menjalani masa pidana. Langkah ini juga menjadi upaya pemerintah dalam menekan angka kelebihan kapasitas (overcapacity) di berbagai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Baca Juga:  Capaian Gemilang Akhir Tahun: Indonesia Catat "Zero Terror Attack" Sepanjang 2025, Polri Waspadai Radikalisme Digital

KPK Bidik Aliran Dana Baru di Bekasi

Di sisi lain, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak mengendurkan aktivitasnya meski di tengah hari libur nasional. Tim penyidik dilaporkan terus mendalami kasus dugaan suap proyek yang menjerat mantan Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang.

Fokus penyidikan kini mengarah pada pemeriksaan sejumlah saksi baru dari kalangan pengusaha dan pejabat dinas terkait. KPK menduga ada aliran dana segar yang digunakan untuk memuluskan izin proyek infrastruktur dan perizinan lahan di wilayah Bekasi.

Baca Juga:  Konsolidasi Kabinet: Inilah Alasan Prabowo Gelar Retret Menteri di Hambalang Besok

“Kami sedang memvalidasi keterangan saksi terkait skema pemberian komitmen fee. Penegakan hukum tidak mengenal hari libur jika menyangkut kerugian negara,” ungkap sumber internal lembaga antirasuah tersebut.

Stabilitas Politik Nataru

Secara politik, situasi nasional terpantau kondusif. Koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas keamanan selama Natal mendapat apresiasi dari berbagai fraksi di DPR. Hal ini dianggap sebagai modal politik yang baik bagi pemerintahan Prabowo-Gibran dalam memasuki kuartal pertama tahun 2026.

Berita Terkait

Jalur Pantura Masih Terkendala: KAI Batalkan 34 Perjalanan Kereta Api Per 19 Januari, Simak Daftar Lengkapnya
Evakuasi Pesawat ATR Indonesia Air Transport: Puing Ditemukan di Gunung Bulusaraung Maros, Satu Korban Teridentifikasi
Gebrakan Politik Baru: Partai Gema Bangsa Deklarasi di JCC, Usung Misi Indonesia Mandiri dan Dukung Prabowo 2029
Bitcoin Cetak Rekor Fantastis Rp1,6 Miliar: Arus Masuk ETF dan Data Inflasi AS Jadi Katalis Utama
Darurat Udara! Pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros, Basarnas Sisir Kawasan Leang-Leang
Mandat Biodiesel B50 Resmi Dibatalkan, Pemerintah Pilih Pertahankan B40 Demi Keamanan Mesin Industri
Anomali Harga Pangan 2026: Cabai Anjlok Hingga 18 Persen, Harga Beras dan Minyak Goreng Kian Menghimpit Rakyat
Transformasi Digital Polri: ETLE Drone Patroli Presisi Resmi Mengangkasa, Incar Pelanggar dari Udara

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 14:05 WIB

Jalur Pantura Masih Terkendala: KAI Batalkan 34 Perjalanan Kereta Api Per 19 Januari, Simak Daftar Lengkapnya

Minggu, 18 Januari 2026 - 21:30 WIB

Evakuasi Pesawat ATR Indonesia Air Transport: Puing Ditemukan di Gunung Bulusaraung Maros, Satu Korban Teridentifikasi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 17:04 WIB

Gebrakan Politik Baru: Partai Gema Bangsa Deklarasi di JCC, Usung Misi Indonesia Mandiri dan Dukung Prabowo 2029

Sabtu, 17 Januari 2026 - 16:27 WIB

Bitcoin Cetak Rekor Fantastis Rp1,6 Miliar: Arus Masuk ETF dan Data Inflasi AS Jadi Katalis Utama

Sabtu, 17 Januari 2026 - 16:01 WIB

Darurat Udara! Pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros, Basarnas Sisir Kawasan Leang-Leang

Berita Terbaru

Opini

POLITIK JULO-JULO

Minggu, 18 Jan 2026 - 11:27 WIB