**JAKARTA, ArgumenRakyat.com —** Pemerintah menemukan 25 merek beras yang dipasarkan sebagai beras fortifikasi, tetapi kandungan gizinya diduga tidak sesuai dengan informasi pada label kemasan.
Temuan itu berasal dari pemeriksaan terhadap 27 merek. Hasilnya, 25 di antaranya dinyatakan tidak memenuhi persyaratan.
Produk Bermasalah Diminta Ditarik dari Peredaran
Temuan ini diumumkan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman dalam ekspos hasil pemeriksaan di Jakarta. Pemerintah menyatakan produk yang bermasalah diperintahkan ditarik dari peredaran dan izin edarnya akan ditindaklanjuti.
ADVERTISEMENT
Iklan Info Sponsorship →Pengujian dilakukan terhadap sampel beras fortifikasi melalui empat laboratorium, yakni Laboratorium IPB Bogor, Laboratorium BRMP, Saraswanti Indo Genetech (SIG), serta Eurofins Angler Biochemlab.
Daftar 25 Merek
Berdasarkan daftar yang disampaikan, produk tersebut meliputi Idola Fortifikasi, Idola High Quality Whole Grain Rice, Idola Long Grain Rice, Ikan Mas Cupang, dan AAA Wijaya Kusuma. Berikutnya Cantik Manis, Penari Bangkok, Topi Koki Short Grain, Topi Koki Setra Royale, Topi Koki Long Grain Crystal, HOK-1 Gohan, Maknyuss Pulen Gizi, Anak Raja Fortifikasi, Anak Raja Nusantara, serta Top Anak Raja.
Daftar berikutnya mencakup PMS Induk Ayam, Sumo, Rasvit, FS Nutri Rice, Pelikan, Rice Rojolele, Super Kepala Beras Premium 111, 111 Golden Number, Putri Koki, dan Wellfarm Beras Diabet. Pemerintah juga menampilkan daftar itu dalam bentuk inisial sehingga penulisan nama produk pada sejumlah pemberitaan bisa berbeda.
Nama-nama tersebut perlu dibaca sebagai daftar produk yang dilaporkan terkait temuan pemerintah, bukan putusan terhadap masing-masing merek.
Pelaku UMKM pangan yang ingin produknya lebih dipercaya konsumen perlu membangun cerita dan bukti yang jelas di kanal digital. Dimensia Creative membantu menyiapkan konten video, foto produk, hingga rencana pemasaran digital yang sesuai kapasitas usaha. Mulai dari obrolan ringkas di WhatsApp 0812-6349-2788; rincian layanan ada di dimensiacreative.com.
Kalau Anda ingin membagikan pengalaman membangun usaha pangan, Podcast Kusieh Bendi membuka ruang untuk bercerita kepada publik. Kirim usulan narasumber melalui dimensiacreative.com/proposal.









