UMKM Makassar Naik Kelas, Aksara Lontara Jadi Produk Fesyen

- Jurnalis

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

UMKM Makassar Naik Kelas, Aksara Lontara Jadi Produk Fesyen (Ilustrasi: AI Dimensia Creative)

UMKM Makassar Naik Kelas, Aksara Lontara Jadi Produk Fesyen (Ilustrasi: AI Dimensia Creative)

MAKASSAR, ArgumenRakyat.com — Ripuji Lontaratta, UMKM fesyen asal Makassar, membuktikan aksara Lontara bisa diubah menjadi produk bernilai jual hingga menembus pasar antarkota dan antarpulau.

Dari Keresahan Jadi Peluang Usaha

Usaha yang dirintis sejak 2019 itu bergerak di bidang fesyen dan kriya dengan menghadirkan tas serta topi yang memadukan desain kekinian dan motif aksara Lontara, di antaranya Malebbi Totebag dan Maraja Bucket Hat. Ide tersebut berangkat dari keresahan pemiliknya, As’ad Fadli, melihat anak muda Makassar kian jarang mengenal aksara Lontara.

“Kami melihat anak muda sekarang, khususnya di Kota Makassar, sudah mulai tidak mengenal lagi aksara Lontara. Di sisi lain, mereka memiliki minat terhadap tas dan topi yang bisa menunjang fesyen. Karena itu, kami membuat usaha ini dengan tujuan menjaga warisan budaya masyarakat Makassar namun tetap bisa tampil keren,” ujar As’ad.

Kini Ripuji Lontaratta mempekerjakan lima orang tenaga kerja dan memasarkan produknya lewat berbagai kanal, mulai dari gerai luring, media sosial, pasar business to business, hingga pameran dan event. Jangkauan pasarnya tidak lagi berhenti di Makassar, tetapi sudah merambah kota dan pulau lain.

Asah Kapasitas Usaha dan Pembayaran Digital

Dalam mengembangkan usaha, As’ad menyadari kemampuan mengelola bisnis menentukan apakah usaha hanya bertahan atau tumbuh berkelanjutan. Ia mulai mengenal platform pengembangan kapasitas UMKM saat mengunjungi Rumah BUMN Makassar dan memutuskan bergabung karena tertarik pada pelatihan yang tersedia. “Setelah saya bergabung dan mendapat program pelatihan, usaha saya mengalami perkembangan terutama di bagian legalitas dan manajemen sumber daya manusia. Saya mendapat ilmu bagaimana mengatur usaha agar bisa berkembang dan bagaimana mengatur tim supaya lebih produktif,” kata As’ad.

Baca Juga:  Chip AI China Melonjak Harga, Ini Faktor Kelangkaan

Platform tersebut menaungi 17,6 juta pelaku UMKM hingga September 2026. Menurut Senior Executive Vice President Micro Business Empowerment BRI, M. Candra Utama, pemberdayaan UMKM perlu dilakukan menyeluruh karena tantangan pelaku usaha tidak hanya soal permodalan, tetapi juga kapasitas manajemen, legalitas, pemasaran, digitalisasi, hingga kemampuan membaca peluang pasar. “BRI melihat bahwa UMKM memiliki potensi besar untuk terus tumbuh apabila mendapatkan ekosistem pendukung yang tepat,” pungkas Candra.

Selain kanal pemasaran digital, Ripuji Lontaratta memanfaatkan pembayaran QRIS untuk memudahkan transaksi dengan pelanggan. Perjalanan usaha itu tidak selalu mulus; As’ad pernah menghadapi pesanan custom yang dibatalkan mendadak hingga persaingan usaha yang kurang sehat. Pengalaman tersebut justru menjadi bahan evaluasi proses bisnis dan mendorong pencarian solusi atas setiap persoalan.

Beberapa tahun lalu, sebuah usaha jahit kecil di sebuah kota dagang hanya mengandalkan pesanan tetangga. Perlahan buku pesanannya terisi setelah potongan kain, motif, dan proses jahitnya rutin direkam lalu dibagikan di media sosial. Tidak ada anggaran iklan besar, hanya rekaman singkat yang konsisten, dijawab satu per satu oleh pemiliknya. Dari situ pembeli dari luar kota mulai mengenali produknya, bahkan sebelum mereka pernah menyentuh barangnya.

Baca Juga:  Dari Jualan Bakwan hingga Jadi Bos Kopi Ajoe: Kisah Inspiratif Dede Saputra di Podcast Kusieh Bendi

Kisah semacam itu memperlihatkan satu hal: konten video kini bekerja seperti katalog yang terus bertambah. Ketika potongan demi potongan ditayangkan, usaha Anda membangun jejak digital yang kian mudah ditemukan calon pembeli lewat pencarian, rekomendasi, maupun tautan yang dibagikan orang lain. Di titik itulah digital marketing bertemu strategi konten, SEO, dan optimasi mesin pencari, sehingga produk tampil saat orang benar-benar sedang mencarinya.

Dimensia Creative mendampingi pemilik usaha menyiapkan bekal konten tersebut, mulai dari produksi video pendek, dokumentasi kegiatan, sampai live streaming acara. Rancangannya disusun bersama Anda dan disesuaikan dengan kapasitas tim maupun anggaran. Tanyakan kebutuhan Anda lewat WhatsApp 0812-6349-2788 atau lihat paketnya di dimensiacreative.com.

Tidak hanya video pendek, cerita usaha juga butuh ruang yang lebih luas. Podcast Kusieh Bendi memberi pengusaha, pemilik brand, dan tokoh daerah kesempatan menyampaikan gagasan langsung kepada publik. Usulkan narasumber atau kerja sama lewat dimensiacreative.com/proposal.

Berita Terkait

Kemenekraf Dorong Perlindungan Nilai Ekonomi Kreator
Trade Expo Indonesia ke-41 Lampaui Target Transaksi
Komdigi Kaji Aturan Label Konten Hasil AI
UMKM Cari Pembeli Lewat Konten di Era Discovery Commerce
Cara UMKM Menarik Pembeli Lewat Live Streaming
Iklan Online Bisa Jadi Pintu Masuk Spyware Tanpa Diklik
Virtus Soroti Tata Kelola Data di Tengah Isu Perlambatan AI
Video Commerce Jadi Peluang UMKM Jangkau Konsumen Lebih Luas

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Kemenekraf Dorong Perlindungan Nilai Ekonomi Kreator

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Trade Expo Indonesia ke-41 Lampaui Target Transaksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Komdigi Kaji Aturan Label Konten Hasil AI

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:19 WIB

UMKM Cari Pembeli Lewat Konten di Era Discovery Commerce

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Cara UMKM Menarik Pembeli Lewat Live Streaming

Berita Terbaru

Pentas seni tradisional randai Minangkabau di lapangan dengan rumah adat beratap gonjong di belakangnya. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Deni Dahniel (CC BY-SA 4.0))

Budaya

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:46 WIB

Lembar uang rupiah kertas, ilustrasi pengelolaan anggaran daerah. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Pak.syafda (CC BY-SA 4.0))

Daerah

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:45 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta. (Foto: iNews.id)

Nasional

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:40 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot. (Foto: Dok. DPR)

Nasional

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:34 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:29 WIB