JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan rest area pertama di Jalan Tol Cileunyi–Sumedang–Dawuan (Cisumdawu) beroperasi fungsional pada libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 meski progres pembangunannya baru mencapai 66,92 persen.
Rest area itu berada di KM 203+800 Jalur A dan B. Pembangunan fasilitas istirahat dan pelayanan tersebut menyasar kenyamanan sekaligus keselamatan pengguna jalan selama periode libur akhir tahun.
Fasilitas Bertahap saat Masa Fungsional
Pada tahap fungsional, prioritas utama diarahkan pada kesiapan akses masuk dan keluar serta area parkir yang aman bagi kendaraan. Fasilitas dasar disediakan bertahap, mulai toilet portabel, minimarket bergerak, area usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), hingga musala sementara menggunakan tenda.
ADVERTISEMENT
Iklan Info Sponsorship →Menteri PU Dody Hanggodo menyebut pembangunan jalan tol tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur transportasi. “Pembangunan jalan tol tidak hanya tentang memperlancar perjalanan dari satu tempat ke tempat lain, tetapi juga bagaimana infrastruktur tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah,” katanya.
Dukungan Ekonomi dan UMKM
Untuk rest area tipe A, fasilitas pengisian bahan bakar dapat disediakan melalui SPBU modular sesuai kesiapan di lapangan. Skema itu memungkinkan pengguna jalan memperoleh layanan dasar meski pembangunan fasilitas permanen belum sepenuhnya rampung.
Penyelesaian pembangunan secara keseluruhan ditargetkan pada 2027. Kehadiran rest area kembar itu diharapkan melengkapi layanan perjalanan sekaligus menopang perekonomian daerah di sekitar ruas tol.









