Jakarta, ArgumenRakyat.com — Qualcomm membantah laporan yang menyebut chipset teranyarnya, Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6, mengalami masalah panas berlebih.
Perusahaan menegaskan laporan terkait masalah suhu pada chipset tersebut tidak akurat dan menyatakan bangga dengan inovasi serta perkembangan platform flagship terbarunya.
Bantahan Juru Bicara dan CMO
“Laporan terbaru mengenai masalah suhu pada Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 tidak akurat. Kami bangga dengan inovasi dan perkembangan pesat platform flagship generasi berikutnya, serta terus bekerja sama dengan produsen perangkat global untuk menghadirkan pengalaman premium bagi pengguna,” kata juru bicara Qualcomm kepada media teknologi 9to5Google, Sabtu (17/10).
ADVERTISEMENT
Iklan Info Sponsorship →Chief Marketing Officer Qualcomm Don McGuire turut menegaskan tidak ada masalah suhu yang bersifat sistemik pada chipset itu. “Tidak ada masalah suhu yang bersifat sistemik pada Snapdragon 8 Elite Gen 6. Para produsen perangkat (OEM) secara konsisten melakukan penyesuaian pada platform mereka saat meluncurkan produk,” cuit Don pada Jumat (16/10).
“Mereka selalu berupaya menyeimbangkan performa dan konsumsi daya untuk mengoptimalkan keunggulan produk sesuai dengan berbagai kebuthuan penggunaan. Kami bekerja sama untuk menghadirkan pengalaman terbaik bagi pengguna,” tambahnya.
Asal Mula Rumor
Rumor ini berawal ketika Samsung dilaporkan kemungkinan tidak akan menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6 pada smartphone flagship teranyarnya, Galaxy S27 Series, dan tengah mempertimbangkan chipset besutannya sendiri, Exynos 2700. Laporan tersebut menyebut Divisi Mobile eXperience Samsung tengah melakukan pengujian validasi performa Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 untuk Galaxy S27 Ultra karena chipset itu berulang kali melampaui ambang batas suhu dan mengalami penurunan kecepatan.









