Komdigi Bantah Shadowban Konten Kritik Karhutla

- Jurnalis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komdigi Bantah Shadowban Konten Kritik Karhutla (Ilustrasi: AI Dimensia Creative)

Komdigi Bantah Shadowban Konten Kritik Karhutla (Ilustrasi: AI Dimensia Creative)

Jakarta, ArgumenRakyat.com — Kementerian Komunikasi dan Digital membantah dugaan pembatasan jangkauan atau shadowban terhadap unggahan bernarasikan kebakaran hutan dan lahan di media sosial.

Komdigi Sebut Tak Ada Permintaan ke Platform

Direktur Pengendalian Ruang Digital Komdigi Safriansyah Yanwar Rosyadi menegaskan pihaknya tidak pernah meminta platform menurunkan maupun membatasi konten terkait karhutla. “Kami menegaskan bahwa Komdigi tidak pernah menginstruksikan atau mengajukan permintaan kepada platform untuk membatasi atau menurunkan konten terkait kebakaran hutan,” kata Safriansyah.

Ia menjelaskan setiap platform digital memiliki pedoman komunitas dan mekanisme berbeda dalam merekomendasikan konten kepada pengguna. Menurutnya, dugaan shadowban perlu ditelusuri berdasarkan fakta dan dikonfirmasi langsung kepada platform. “Jadi, jika ada konten yang diduga mengalami penurunan jangkauan atau dihapus, penyebabnya perlu ditelusuri berdasarkan fakta dan dikonfirmasi kepada platform terkait,” ungkapnya.

Baca Juga:  iPhone 18 Pro Resmi Dijual di Indonesia, Burgundy Laris

Keluhan Kreator soal Jangkauan

Isu shadowban ramai dibahas setelah sejumlah tokoh publik mengaku mengalami kejanggalan pada engagement media sosial mereka usai mengunggah konten soal kebakaran hutan. Salah satunya vlogger kecantikan dengan 7,4 juta pengikut di Instagram yang menyebut views Instagram Stories miliknya turun dari biasanya satu juta menjadi hanya 85 ribu.

Baca Juga:  Bahaya Menghirup Asap Karhutla bagi Tubuh dan Paru-paru

Kreator lain justru membantah mengalami pembatasan. Ia mengaku akunnya tetap mampu menyebarkan informasi kepada banyak orang dan menilai pola konten tertentu bisa mendorong jangkauan. Perbedaan pengalaman itu membuat publik menunggu penjelasan resmi mekanisme rekomendasi konten di tiap platform.

Menurut Komdigi, mekanisme rekomendasi konten berbeda di setiap platform sehingga penurunan jangkauan tak otomatis berarti ada pembatasan dari pemerintah. Pengguna yang merasa dirugikan disarankan mengonfirmasi langsung ke platform terkait agar penyebabnya diketahui pasti.

Berita Terkait

Bali Tech Week 2026 Pertemukan Startup lewat 900 Pertemuan
Tokopedia-TikTok Shop Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM
Spektrum Murah Jadi Kunci Komdigi Perluas Jaringan 5G
Kemenekraf Dorong Perlindungan Nilai Ekonomi Kreator
Trade Expo Indonesia ke-41 Lampaui Target Transaksi
Komdigi Kaji Aturan Label Konten Hasil AI
Qualcomm Bantah Chip Snapdragon 8 Elite Gen 6 Panas
UMKM Cari Pembeli Lewat Konten di Era Discovery Commerce

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Bali Tech Week 2026 Pertemukan Startup lewat 900 Pertemuan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Tokopedia-TikTok Shop Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Spektrum Murah Jadi Kunci Komdigi Perluas Jaringan 5G

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Komdigi Bantah Shadowban Konten Kritik Karhutla

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Kemenekraf Dorong Perlindungan Nilai Ekonomi Kreator

Berita Terbaru

Ruang pertunjukan film dengan layar besar dan baris kursi penonton. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Projjal Moitra (CC BY-SA 4.0))

Daerah

Dari Tugas Kuliah Satu Menit ke Film Layar Lebar

Rabu, 21 Okt 2026 - 16:46 WIB

Rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi tabrak lari Jorong Piladang, Kabupaten Limapuluh Kota. (Foto: Dok. CCTV via ArgumenRakyat)

Peristiwa

Tabrak Lari di Piladang 50 Kota, Polisi Buru Innova Hitam

Rabu, 21 Okt 2026 - 14:00 WIB

Tokopedia-TikTok Shop Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM. (Foto: Dok. ANTARA)

Bisnis

Tokopedia-TikTok Shop Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:32 WIB

Polda Metro Pulangkan 6 Aktivis Greenpeace dari Bundaran HI. (Foto: Dok. ANTARA)

Nasional

Polda Metro Pulangkan 6 Aktivis Greenpeace dari Bundaran HI

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:26 WIB