Gempa Flores, SAR Fokus Cari Korban di Dua Kabupaten

- Jurnalis

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas SAR dan tim gabungan melakukan pencarian korban gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur. (Foto: Dok. ANTARA)

Petugas SAR dan tim gabungan melakukan pencarian korban gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur. (Foto: Dok. ANTARA)

KUPANG, ArgumenRakyat.com — Tim SAR Maumere memfokuskan pencarian korban gempa magnitudo 7,7 di dua kabupaten, yaitu Manggarai dan Manggarai Timur, Flores, Nusa Tenggara Timur, Minggu (16/8/2026), dikutip dari antaranews.com.

Pencarian Diperluas ke Dua Kabupaten

Pada hari kedua pascagempa yang berpusat di Kota Mbay, Kabupaten Nagekeo, SAR Maumere memusatkan operasi di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur. Sebelumnya, pada hari pertama, tim menyelesaikan evakuasi lima korban di Maumere, Kabupaten Sikka.

Baca Juga:  Isu Kenaikan BBM 1 April 2026 Mencuat, Pemerintah dan Pertamina Beri Klarifikasi

"Di hari ini kita fokus pencarian di dua kabupaten, yakni Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur," kata Kepala SAR Maumere Fatur Rahman saat dihubungi dari Kupang, Minggu.

Personel beserta alat utama (alut) SAR dikerahkan sejak pukul 06.00 WITA ke sejumlah titik prioritas. Akses darat ke wilayah Reo, Manggarai Timur, yang sempat terhambat longsor kini mulai dapat dilalui petugas.

Baca Juga:  Gempa Flores NTT: Korban Bertambah, Listrik dan Sinyal Lumpuh

48 Meninggal, 64 Luka-Luka

Berdasarkan pendataan sementara hingga pukul 08.30 WITA, tercatat 112 orang terdampak gempa, terdiri atas 48 orang meninggal dunia dan 64 orang luka berat maupun ringan. Jumlah itu masih bersifat sementara dan dinamis.

Tim SAR terus menyisir dan mendata di lapangan serta memperkuat koordinasi dengan BPBD dan unsur potensi SAR. Masyarakat diimbau tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

Berita Terkait

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta
Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot
Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan
Kabut Asap Karhutla Kembali Selimuti Palembang
IHSG Berpotensi Menguat Usai Respons Kebijakan Bursa
Motif Penembakan Polisi di Pondok Cabe Masih Didalami
Operasi SAR KM Feronia, 5 Perairan TN Komodo Ditutup
BNPB Petakan 44 Area Terbakar di Sumsel

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:40 WIB

IHSG Berpotensi Menguat Usai Respons Kebijakan Bursa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:35 WIB

Motif Penembakan Polisi di Pondok Cabe Masih Didalami

Berita Terbaru

Pentas seni tradisional randai Minangkabau di lapangan dengan rumah adat beratap gonjong di belakangnya. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Deni Dahniel (CC BY-SA 4.0))

Budaya

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:46 WIB

Lembar uang rupiah kertas, ilustrasi pengelolaan anggaran daerah. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Pak.syafda (CC BY-SA 4.0))

Daerah

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:45 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta. (Foto: iNews.id)

Nasional

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:40 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot. (Foto: Dok. DPR)

Nasional

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:34 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:29 WIB