Anak Terlalu Bersih Justru Lebih Mudah Sakit, Benarkah?

- Jurnalis

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anak Terlalu Bersih Justru Lebih Mudah Sakit, Benarkah (Ilustrasi: AI Dimensia Creative)

Anak Terlalu Bersih Justru Lebih Mudah Sakit, Benarkah (Ilustrasi: AI Dimensia Creative)

Jakarta, ArgumenRakyat.com — Rumah selalu dibersihkan dan tangan anak berkali-kali dicuci. Namun sejumlah riset menyebut anak yang tumbuh di lingkungan terlalu bersih justru berisiko lebih mudah sakit.

Pertanyaan itu berkaitan dengan hygiene hypothesis, sebuah teori yang menjelaskan hubungan antara berkurangnya paparan mikroorganisme pada masa awal kehidupan dan meningkatnya risiko penyakit alergi.

Sejumlah penelitian menunjukkan interaksi dengan berbagai mikroorganisme sejak awal kehidupan berperan dalam perkembangan sistem imun dan berkaitan dengan risiko penyakit, terutama alergi dan autoimun.

Baca Juga:  Jangan Telanjang Kaki di Karpet Kamar Hotel, Ini Alasannya

Apa Kata Penelitian

Masa awal kehidupan disebut periode penting dalam pembentukan imun. Pada fase ini, mikrobiota — kumpulan mikroorganisme yang hidup di dalam tubuh, terutama di usus — terus berinteraksi dengan sistem imun yang sedang berkembang.

Pembentukan mikrobiota dipengaruhi banyak faktor, mulai dari lingkungan, pola makan, hingga sejumlah kondisi lain. Perubahan komposisi mikrobiota pada masa awal kehidupan turut dikaitkan dengan kondisi yang berhubungan dengan sistem imun.

Baca Juga:  Anak Mendadak Tak Mau Sekolah, Ini Langkah Orang Tua

Bukan Alasan Membiarkan Anak Kotor

Meski demikian, temuan itu tidak berarti anak perlu sengaja dibiarkan kotor atau terpapar kuman agar imunnya kuat. Yang lebih ditekankan para peneliti adalah keragaman paparan, bukan membiarkan anak hidup tanpa kebersihan.

Kebersihan dasar tetap wajib, seperti mencuci tangan sebelum makan, menjaga kebersihan makanan, dan memastikan lingkungan bebas dari sumber penyakit. Intinya, menyeimbangkan kebersihan dengan kesempatan anak mengenal berbagai mikroorganisme di lingkungan yang aman.

Berita Terkait

Alasan Anak Suka Mengobrol dengan Boneka
Olahraga Tepat untuk Cegah Osteoporosis Sejak Dini
7 Cara Mengatasi Anak Susah Belajar Membaca Tanpa Memaksa
Bahaya Karbon Monoksida yang Tak Berwarna dan Tak Berbau
5 Cara Mengatasi Anak Kecanduan Merokok secara Bertahap
Maltodekstrin Bukan Gula, Ini Fungsi dan Peran dalam Pangan
7 Negara dengan Visa Kerja Termudah untuk Pekerja
7 Tanda Kecerdasan Emosional Perlu Dilatih Lagi

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:02 WIB

Alasan Anak Suka Mengobrol dengan Boneka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Olahraga Tepat untuk Cegah Osteoporosis Sejak Dini

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:08 WIB

7 Cara Mengatasi Anak Susah Belajar Membaca Tanpa Memaksa

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Bahaya Karbon Monoksida yang Tak Berwarna dan Tak Berbau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:52 WIB

5 Cara Mengatasi Anak Kecanduan Merokok secara Bertahap

Berita Terbaru

Pentas seni tradisional randai Minangkabau di lapangan dengan rumah adat beratap gonjong di belakangnya. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Deni Dahniel (CC BY-SA 4.0))

Budaya

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:46 WIB

Lembar uang rupiah kertas, ilustrasi pengelolaan anggaran daerah. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Pak.syafda (CC BY-SA 4.0))

Daerah

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:45 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta. (Foto: iNews.id)

Nasional

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:40 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot. (Foto: Dok. DPR)

Nasional

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:34 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:29 WIB