Jakarta, ArgumenRakyat.com — Nasi matang yang disimpan di freezer bisa bertahan hingga tiga bulan, tetapi cara menyimpan dan memanaskannya menentukan kualitas serta keamanannya.
Aturan Simpan di Kulkas dan Freezer
Ahli gizi Adisty Pavitasari menjelaskan kandungan kalori dan makronutrien nasi cenderung stabil, baik dalam kondisi matang, dingin, maupun setelah dipanaskan ulang. Meski begitu, cara penyimpanan tetap menentukan keamanan nasi untuk dikonsumsi kembali.
Untuk pemakaian jangka pendek, nasi sebaiknya segera masuk kulkas. “Penyimpanan nasi di kulkas atau chiller sebaiknya simpan dalam wadah kedap udara maksimal 3-5 hari,” ucap Adisty.
ADVERTISEMENT
Iklan Info Sponsorship →Jika ingin menyimpan lebih lama, freezer menjadi pilihan. Nasi beku dapat bertahan dalam rentang satu sampai tiga bulan. “Penyimpanan nasi di freezer bisa bertahan lebih lama hingga satu sampai tiga bulan. Namun teksturnya bisa menjadi lebih keras jika tidak dipanaskan kembali dengan benar, misal dikukus atau diberi sedikit percikan air sebelum dimasukkan microwave,” tuturnya.
Hindari Memanaskan Berulang Kali
Nasi yang sudah dingin atau disimpan di kulkas boleh dipanaskan kembali. Namun pemanasan berulang sebaiknya dihindari karena menurunkan kadar air dan sejumlah vitamin sensitif panas serta air, terutama vitamin B.
Agar lebih praktis, nasi dapat dibagi ke dalam beberapa porsi sebelum disimpan. Dengan begitu, porsi yang diambil untuk dimakan tidak membuat seluruh persediaan dipanaskan berkali-kali.
Hal lain yang tak kalah penting adalah tidak membiarkan nasi terlalu lama di suhu ruang. Menyimpan makanan pada suhu yang tepat membantu mengendalikan pertumbuhan bakteri sehingga nasi sisa tetap aman dikonsumsi.









