Jakarta, ArgumenRakyat.com — Perdagangan digital memasuki era discovery commerce ketika produk bisa memperkenalkan diri kepada calon pembeli melalui konten, bukan sekadar menunggu dicari, Selasa, 22 September 2026.
Pola itu disampaikan Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia Stephanie Susilo dalam acara kolaborasi program Beli Lokal bersama Kementerian Perdagangan RI di Solo, Jawa Tengah.
“Kalau di conventional commerce itu produk itu di-listing dan tunggu pembeli. Jadi, pembeli harus mencari produk. Sementara di discovery commerce, produk dapat diperkenalkan kepada calon konsumen melalui konten yang mereka lihat,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
Iklan Info Sponsorship →Etalase Digital Bantu Produk Ditemukan
Stephanie menilai pola tersebut membantu pelaku UMKM memperluas akses pasar, terutama UMKM lokal di Solo dan sekitarnya yang produknya berpotensi tetapi belum dikenal luas. Program Beli Lokal menyediakan etalase khusus di Tokopedia.
“Produk-produk UMKM kita banyak yang bagus, tapi kita butuh pasar, butuh tempat, ya butuh etalase yang dengan e-commerce itu lebih mudah,” ujar Menteri Perdagangan Budi Santoso.
Konten Jadi Pintu Masuk Pasar
Seorang perajin rotan di pesisir kota kecil dulu hanya mengandalkan pesanan toko. Ketika anaknya mulai mengunggah video singkat tentang cara menganyam, permintaan datang dari pembeli luar pulau. Kejutan itu lahir karena produk akhirnya terlihat dan bercerita sendiri di layar ponsel.
Pergeseran ini menandai cara baru orang berbelanja. Alih-alih mengetik lalu membandingkan daftar, konsumen menemukan barang sambil menonton. Karena itu pemilik usaha perlu memahami penyusunan pesan, pemilihan kata kunci, serta perawatan kanal agar konten terus dikenali sistem pencarian maupun algoritma media sosial.
Ingin usaha Anda ikut tampil di arus itu? Dimensia Creative menyediakan layanan produksi video, siaran langsung, dan penyusunan rencana pemasaran digital yang realistis. Hubungi kami lewat WhatsApp 0812-6349-2788 atau telusuri dimensiacreative.com.
Membangun nama sebagai tokoh atau pemilik usaha juga bisa ditempuh melalui podcast Kusieh Bendi. Narasi yang disampaikan dalam durasi panjang cenderung lebih dipercaya ketimbang iklan sekilas. Rincian peluangnya tersedia di dimensiacreative.com/proposal.









