Nadella: AI Canggih Perlu Rem Darurat dan Kendali Manusia

- Jurnalis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nadella: AI Canggih Perlu Rem Darurat dan Kendali Manusia. (Foto: CNN Indonesia)

Nadella: AI Canggih Perlu Rem Darurat dan Kendali Manusia. (Foto: CNN Indonesia)

JAKARTA, ArgumenRakyat.com — CEO Microsoft Satya Nadella menilai kecerdasan buatan (AI) yang makin canggih harus disertai mekanisme pembatasan dan rem darurat agar perilakunya tetap bisa dikendalikan manusia.

Pandangan itu ia sampaikan melalui cuitan di akun X pribadinya pada Sabtu (10/10/2026). Menurut Nadella, kemampuan model AI yang terus meningkat perlu diimbangi desain sistem yang kuat, kendali independen, dan prosedur operasional yang andal.

Rem Darurat dan Standar Industri

Nadella menyebut fitur penghentian darurat memungkinkan pihak berwenang menghentikan sementara atau mematikan model AI ketika tengah menjalankan tugas. Ia juga mendorong penetapan standar industri jika aturan yang berlaku dinilai belum memadai.

Baca Juga:  Samsung SDS Perluas Kemitraan AI dengan OpenAI dan Anthropic

“Kita perlu melengkapi model yang perilakunya tidak selalu dapat diprediksi dengan desain sistem yang kuat dan terstruktur, kendali manusia, serta prosedur operasional yang dapat diandalkan. Kita juga perlu menetapkan standar industri, jika standar yang ada saat ini belum memadai,” ujar Nadella.

Ia menambahkan, memperlakukan model AI tercanggih, baik yang bersifat tertutup maupun yang bobot modelnya terbuka, seperti potensi ancaman dari orang dalam merupakan salah satu cara membangun sistem pengaman tersebut.

Prinsip Keterpantauan

Nadella menekankan sistem AI harus dirancang berdasarkan prinsip keterpantauan, yakni kemampuan memantau dan memahami tindakan serta proses yang dijalankan sistem. Prinsip itu mencakup penggunaan beragam model, pencatatan aktivitas model yang bisa dibaca manusia, pengujian berkelanjutan, kendali independen, kemampuan diaudit, mekanisme pembatasan, hingga pelaporan insiden.

Baca Juga:  Telkom Pisahkan Aset Infrastruktur Rp85,7 Triliun

“Sistem superintelligence yang paling terpercaya bukanlah sistem yang menggunakan model yang paling kita percayai. Melainkan sistem yang memungkinkan kita untuk sesedikit mungkin memercayai model tersebut,” kata Nadella.

Pernyataan bos Microsoft itu menambah panjang diskusi publik soal tata kelola AI menjelang gelombang peluncuran model baru dari sejumlah perusahaan teknologi global. Isu pengawasan, audit, dan keselamatan sistem menjadi sorotan seiring AI makin banyak dipakai di layanan publik maupun bisnis.

Berita Terkait

Kemenekraf Dorong Perlindungan Nilai Ekonomi Kreator
Trade Expo Indonesia ke-41 Lampaui Target Transaksi
Komdigi Kaji Aturan Label Konten Hasil AI
Qualcomm Bantah Chip Snapdragon 8 Elite Gen 6 Panas
UMKM Cari Pembeli Lewat Konten di Era Discovery Commerce
Cara UMKM Menarik Pembeli Lewat Live Streaming
Iklan Online Bisa Jadi Pintu Masuk Spyware Tanpa Diklik
Virtus Soroti Tata Kelola Data di Tengah Isu Perlambatan AI

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Kemenekraf Dorong Perlindungan Nilai Ekonomi Kreator

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Trade Expo Indonesia ke-41 Lampaui Target Transaksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Komdigi Kaji Aturan Label Konten Hasil AI

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Qualcomm Bantah Chip Snapdragon 8 Elite Gen 6 Panas

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:19 WIB

UMKM Cari Pembeli Lewat Konten di Era Discovery Commerce

Berita Terbaru

Pentas seni tradisional randai Minangkabau di lapangan dengan rumah adat beratap gonjong di belakangnya. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Deni Dahniel (CC BY-SA 4.0))

Budaya

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:46 WIB

Lembar uang rupiah kertas, ilustrasi pengelolaan anggaran daerah. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Pak.syafda (CC BY-SA 4.0))

Daerah

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:45 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta. (Foto: iNews.id)

Nasional

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:40 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot. (Foto: Dok. DPR)

Nasional

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:34 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:29 WIB