Bahaya Tren Makan Mentega Langsung bagi Kesehatan

- Jurnalis

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bahaya Tren Makan Mentega Langsung bagi Kesehatan (Ilustrasi: AI Dimensia Creative)

Bahaya Tren Makan Mentega Langsung bagi Kesehatan (Ilustrasi: AI Dimensia Creative)

JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Tren makan mentega langsung yang ramai di media sosial berisiko bagi kesehatan, mulai dari gangguan pencernaan hingga meningkatnya risiko penyakit jantung.

Mentega biasanya dipakai sebagai olesan roti atau bahan masakan karena rasanya gurih dan teksturnya lembut. Belakangan muncul tren di media sosial yang memperlihatkan orang makan mentega langsung atau mengoleskannya sangat tebal pada makanan, bahkan menambahkan blok mentega utuh dengan topping mousse cokelat dan saus pasta.

Guru Besar Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University, Sri Anna Marliyati, mengingatkan masyarakat agar memahami kandungan dan risiko makanan sebelum mengikuti tren. “Margarin merupakan sumber lemak yang sangat padat energi. Satu gram lemak menghasilkan sekitar 9 Kkal, sehingga konsumsi langsung dalam jumlah banyak dapat dengan cepat meningkatkan asupan energi,” ujarnya.

Baca Juga:  Waspada 'Liquid Zombie': Cara Membedakan Cairan Vape Asli dengan Narkoba Cair yang Sedang Marak

Asupan Lemak dan Perut Tak Nyaman

Jenis lemak pada margarin dan mentega juga berbeda. Margarin lunak berbahan minyak nabati umumnya memiliki lebih banyak lemak tak jenuh, sedangkan mentega cenderung mengandung lebih banyak lemak jenuh. Makanan tinggi lemak dapat memperlambat pengosongan lambung sehingga sebagian orang merasa terlalu kenyang, begah, mual, atau mengalami gangguan pencernaan.

Sri menambahkan, makanan yang sangat berlemak merangsang kontraksi kandung empedu. “Pada orang yang memiliki batu empedu atau gangguan kandung empedu, konsumsi makanan berlemak dapat memicu nyeri atau ketidaknyamanan pada perut,” tuturnya.

Baca Juga:  Beda Kelelahan Mental dan Emosional, Ini Cara Mengatasinya

Risiko Jantung dan Keseimbangan Gizi

Setelah makan mentega, kadar lemak dalam darah termasuk trigliserida dapat meningkat sementara. “Jika pola konsumsi tersebut berlangsung berulang, kondisi ini dapat berkontribusi terhadap gangguan profil lemak darah dan meningkatkan risiko gangguan jantung serta metabolik,” kata Sri.

Kelompok yang perlu lebih berhati-hati antara lain penderita dislipidemia, penyakit jantung koroner, obesitas, serta diabetes yang disertai gangguan metabolisme. Alih-alih mengikuti tren, masyarakat disarankan menjaga porsi dan keseimbangan gizi agar lemak tetap menjadi bagian pola makan yang terkendali, bukan konsumsi berlebihan yang membebani tubuh.

Berita Terkait

Alasan Anak Suka Mengobrol dengan Boneka
Olahraga Tepat untuk Cegah Osteoporosis Sejak Dini
7 Cara Mengatasi Anak Susah Belajar Membaca Tanpa Memaksa
Bahaya Karbon Monoksida yang Tak Berwarna dan Tak Berbau
5 Cara Mengatasi Anak Kecanduan Merokok secara Bertahap
Maltodekstrin Bukan Gula, Ini Fungsi dan Peran dalam Pangan
7 Negara dengan Visa Kerja Termudah untuk Pekerja
7 Tanda Kecerdasan Emosional Perlu Dilatih Lagi

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:02 WIB

Alasan Anak Suka Mengobrol dengan Boneka

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Olahraga Tepat untuk Cegah Osteoporosis Sejak Dini

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:08 WIB

7 Cara Mengatasi Anak Susah Belajar Membaca Tanpa Memaksa

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Bahaya Karbon Monoksida yang Tak Berwarna dan Tak Berbau

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:52 WIB

5 Cara Mengatasi Anak Kecanduan Merokok secara Bertahap

Berita Terbaru

Pentas seni tradisional randai Minangkabau di lapangan dengan rumah adat beratap gonjong di belakangnya. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Deni Dahniel (CC BY-SA 4.0))

Budaya

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:46 WIB

Lembar uang rupiah kertas, ilustrasi pengelolaan anggaran daerah. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Pak.syafda (CC BY-SA 4.0))

Daerah

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:45 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta. (Foto: iNews.id)

Nasional

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:40 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot. (Foto: Dok. DPR)

Nasional

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:34 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:29 WIB