Terobosan Baru Asia Tenggara: Uji Coba ‘ASEAN Single Visa’ Resmi Dimulai, Satu Izin untuk Jelajahi Berbagai Negara

- Jurnalis

Kamis, 25 Desember 2025 - 22:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, ArgumenRakyat.com – Ambisi negara-negara Asia Tenggara untuk menciptakan kawasan wisata terpadu selayaknya “Schengen” di Eropa kini mendekati kenyataan. Mulai penghujung Desember 2025, inisiatif ASEAN Single Visa (Visa Tunggal ASEAN) resmi memasuki tahap uji coba operasional. Kebijakan ini memungkinkan wisatawan mancanegara dari luar ASEAN untuk masuk dan berkeliling ke beberapa negara anggota hanya dengan menggunakan satu izin masuk (visa).

Langkah strategis ini diharapkan dapat meningkatkan lama tinggal (length of stay) wisatawan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di kawasan melalui konsep “One Destination, Southeast Asia”.

Cara Kerja dan Negara Pelopor

Pada tahap uji coba awal yang dimulai di bulan Desember ini, sistem visa tunggal melibatkan beberapa negara yang memiliki arus kunjungan turis asing tertinggi. Wisatawan yang mengajukan visa melalui portal resmi terintegrasi dapat memilih paket perjalanan yang mencakup Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Vietnam.

Baca Juga:  Bukan Cuma Foto-Foto, Ini Alasan Lembah Harau Makin Viral Jadi Spot 'Selfie' Terindah di Sumbar

“Ini adalah tonggak sejarah bagi pariwisata regional. Dengan visa tunggal, turis yang mendarat di Bali kini dapat dengan mudah melanjutkan perjalanan ke Bangkok atau Kuala Lumpur tanpa harus mengurus visa tambahan yang memakan waktu dan biaya,” ungkap juru bicara Sekretariat ASEAN dalam laporan perkembangan pariwisata (25/12).

Dampak Positif bagi Pariwisata Indonesia

Bagi Indonesia, kebijakan ini dipandang sebagai peluang emas untuk menarik lebih banyak turis dari Amerika, Eropa, dan Asia Timur ke destinasi di luar Bali. Dengan kemudahan birokrasi, pemerintah menargetkan kenaikan jumlah kunjungan ke destinasi prioritas seperti Labuan Bajo, Danau Toba, dan Borobudur yang kini bisa dipaketkan dengan kunjungan ke negara tetangga dalam satu rencana perjalanan.

Selain kemudahan bagi turis, sistem ini juga mengintegrasikan pangkalan data keamanan antarnegara anggota. Teknologi AI digunakan untuk melakukan pemindaian latar belakang pemohon visa secara real-time, memastikan bahwa kemudahan ini tetap sejalan dengan protokol keamanan ketat di setiap perbatasan negara.

Baca Juga:  Ledakan Wisata Akhir Tahun 2025: Okupansi Hotel di Bali dan Labuan Bajo Tembus 95%, Wisatawan Mulai Lirik ‘Hidden Gems’

Tantangan Harmonisasi Regulasi

Meskipun disambut baik, implementasi penuh ASEAN Single Visa masih menghadapi tantangan terkait perbedaan kebijakan imigrasi dan tarif visa di masing-masing negara. Saat ini, skema pembagian pendapatan dari biaya visa (visa fee sharing) masih terus dibahas oleh para menteri keuangan se-ASEAN.

Pemerintah Indonesia sendiri optimistis bahwa uji coba ini akan memberikan data berharga untuk penyempurnaan sistem sebelum diluncurkan secara menyeluruh kepada seluruh anggota ASEAN pada tahun 2027 mendatang.

Visi Indonesia Emas 2045

Kebijakan ini juga sejalan dengan komitmen Indonesia dalam meningkatkan daya saing global. “Satu visa untuk ASEAN bukan hanya soal pariwisata, tapi soal identitas kawasan yang kuat dan inklusif,” tambah pernyataan resmi dari Kementerian Luar Negeri RI.

Berita Terkait

Bukan Cuma Foto-Foto, Ini Alasan Lembah Harau Makin Viral Jadi Spot ‘Selfie’ Terindah di Sumbar
Wajah Baru Perkeretaapian: KAI Luncurkan Kereta ‘Panoramic’ Generasi Baru dengan Teknologi Smart Glass Otomatis
Ledakan Wisata Akhir Tahun 2025: Okupansi Hotel di Bali dan Labuan Bajo Tembus 95%, Wisatawan Mulai Lirik ‘Hidden Gems’

Berita Terkait

Sabtu, 27 Desember 2025 - 13:54 WIB

Bukan Cuma Foto-Foto, Ini Alasan Lembah Harau Makin Viral Jadi Spot ‘Selfie’ Terindah di Sumbar

Kamis, 25 Desember 2025 - 22:33 WIB

Terobosan Baru Asia Tenggara: Uji Coba ‘ASEAN Single Visa’ Resmi Dimulai, Satu Izin untuk Jelajahi Berbagai Negara

Kamis, 25 Desember 2025 - 22:30 WIB

Wajah Baru Perkeretaapian: KAI Luncurkan Kereta ‘Panoramic’ Generasi Baru dengan Teknologi Smart Glass Otomatis

Kamis, 25 Desember 2025 - 22:26 WIB

Ledakan Wisata Akhir Tahun 2025: Okupansi Hotel di Bali dan Labuan Bajo Tembus 95%, Wisatawan Mulai Lirik ‘Hidden Gems’

Berita Terbaru

Opini

POLITIK JULO-JULO

Minggu, 18 Jan 2026 - 11:27 WIB