KPK Amankan 14 Orang dalam OTT Rektorat Unsoed

- Jurnalis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT Rektorat Unsoed. (Foto: Dok. ANTARA)

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT Rektorat Unsoed. (Foto: Dok. ANTARA)

JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan 14 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di lingkungan Rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) terkait dugaan suap pada penerimaan mahasiswa baru.

14 Orang Diamankan di Dua Kota

Tim lembaga antirasuah mengamankan belasan pihak tersebut di dua lokasi berbeda, yakni Purwokerto dan Jakarta. Sebanyak 12 orang diamankan di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, sedangkan dua orang lainnya ditangkap di Jakarta. Para pihak yang diamankan kemudian dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta Selatan untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi bahwa tim penyidik turut menyita barang bukti berupa uang tunai senilai ratusan juta rupiah. "Dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan tersebut, tim mengamankan sejumlah 14 orang. Sehingga saat ini total ada 9 orang yang sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif," kata Budi, Jumat (21/8/2026).

Baca Juga:  Kortastipidkor Polri Beraksi: Geledah Delapan Lokasi Terkait Skandal Korupsi PLN, Asabri, dan Krakatau Steel

KPK menduga uang ratusan juta itu berkaitan erat dengan praktik transaksional calon mahasiswa yang ingin masuk ke Fakultas Kedokteran Unsoed. Budi menyebut tim penyidik masih mendalami barang bukti dan merencanakan gelar perkara untuk menaikkan status penanganan kasus.

Dua Wakil Rektor Turut Terjaring

Jajaran Rektorat yang terjaring OTT di antaranya Rektor Unsoed Prof. Akhmad Sodiq serta dua wakil rektor, yakni Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Norman Arie Prayogo dan Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Prof. Kuat Puji Prayitno. KPK menegaskan wakil rektor yang ditangkap hanya Norman dan Kuat.

Baca Juga:  Abraham Samad: KPK Tak Perlu Verifikasi, Langsung Panggil Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni

KPK menyayangkan praktik rasuah yang justru mencemari lingkungan akademik. "Ini seperti ketika mahasiswa baru masuk ke gerbang kampus sudah ada praktik-praktik transaksional. Gerbang kampus yang seharusnya jadi gapura untuk meraih cita-cita," ujar Budi. KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang ditangkap sesuai KUHAP.

Berita Terkait

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta
Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot
Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan
Kabut Asap Karhutla Kembali Selimuti Palembang
IHSG Berpotensi Menguat Usai Respons Kebijakan Bursa
Motif Penembakan Polisi di Pondok Cabe Masih Didalami
LKPJ dan LPP: Pengawasan DPRD 50 Kota Disorot
Operasi SAR KM Feronia, 5 Perairan TN Komodo Ditutup

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:34 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:29 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:40 WIB

IHSG Berpotensi Menguat Usai Respons Kebijakan Bursa

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:35 WIB

Motif Penembakan Polisi di Pondok Cabe Masih Didalami

Berita Terbaru

Pentas seni tradisional randai Minangkabau di lapangan dengan rumah adat beratap gonjong di belakangnya. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Deni Dahniel (CC BY-SA 4.0))

Budaya

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:46 WIB

Lembar uang rupiah kertas, ilustrasi pengelolaan anggaran daerah. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Pak.syafda (CC BY-SA 4.0))

Daerah

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:45 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta. (Foto: iNews.id)

Nasional

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:40 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot. (Foto: Dok. DPR)

Nasional

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:34 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:29 WIB