Studi: Suhu Naik, Pendapatan UMKM Turun 13-14 Persen

- Jurnalis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

<p>Studi: Suhu Naik, Pendapatan UMKM Turun 13-14 Persen. (Foto: Wikimedia Commons/CC BY-SA 4.0)</p>

Studi: Suhu Naik, Pendapatan UMKM Turun 13-14 Persen. (Foto: Wikimedia Commons/CC BY-SA 4.0)

Jakarta, ArgumenRakyat.com — Sebuah studi terbaru mengungkap kenaikan suhu udara akibat krisis iklim menekan pendapatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia hingga 13 sampai 14 persen.

Studi berjudul “Productivity impact of temperature change: evidence from Indonesia household-based enterprises survey” itu dilakukan tim dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada bersama Department of Economics College of William and Mary. Analisisnya memakai data Indonesia Family Life Survey yang dikombinasikan dengan data temperatur dan curah hujan di berbagai wilayah Indonesia.

“Kami menemukan bahwa kenaikan temperatur tahunan sebesar 1 derajat Celsius dari kondisi normal menyebabkan penurunan pendapatan usaha sekitar 13 hingga 14 persen. Sementara itu, pendapatan tiap pekerja dapat turun hingga sekitar 20 persen,” kata peneliti Esa Azali Asyahid.

Pekerja Melambat, Keputusan Melambat

Menurut para peneliti, penurunan itu bukan sekadar soal cuaca yang tidak nyaman. Paparan suhu tinggi menimbulkan tekanan fisik sehingga pekerja lebih cepat lelah dan lebih sering beristirahat. Panas juga mengganggu kemampuan kognitif dalam mengambil keputusan, memperlambat reaksi, dan menurunkan akurasi kerja.

“Produktivitas cenderung optimal pada temperatur rata-rata tahunan sekitar 25 hingga 26 derajat Celsius. Namun ketika temperatur terus meningkat melewati titik tersebut, produktivitas mulai mengalami penurunan secara signifikan,” jelas Esa. Rata-rata suhu di banyak wilayah Indonesia sudah melampaui angka itu, dengan suhu maksimum harian di Jabodetabek yang bisa mencapai 36 derajat Celsius.

Baca Juga:  Komdigi Pelajari Putusan MK soal Alasan Blokir Konten

Usaha rumah tangga dipilih sebagai fokus penelitian karena perannya besar dalam perekonomian. Sekitar 99 persen unit usaha di Indonesia berada pada kategori UMKM dan sebagian besar dijalankan dari rumah tangga, namun kelompok ini sering tidak memiliki perlindungan maupun sumber daya untuk menghadapi suhu ekstrem. Sektor padat karya dan usaha makanan tercatat paling tertekan.

Adaptasi Jadi Kunci Bertahan

Para peneliti menilai pemerintah perlu menyiapkan kebijakan yang lebih adaptif dan inklusif, seperti peningkatan kualitas lingkungan kerja, insentif finansial, akses teknologi pendingin, jam kerja fleksibel, dan perlindungan sosial yang responsif terhadap perubahan cuaca.

Bagi pelaku usaha, temuan ini memperkuat pentingnya efisiensi dan penyesuaian cara kerja, termasuk menyusun jam operasional yang lebih ramah cuaca serta merapikan pencatatan usaha. Sebab ketika produktivitas fisik tertekan, margin keuntungan hanya bisa dijaga lewat pengelolaan yang lebih tertata.

Bayangkan sebuah warung sederhana di pinggir kota. Dulu, yang tahu rasanya hanya warga sekampung. Lalu pemiliknya merekam suasana dapurnya dan mengunggahnya. Perlahan, orang dari kota sebelah mulai menelepon, menanyakan apakah bisa dikirim. Tak ada yang berubah dari resepnya. Yang berubah hanya satu: kini ada yang menceritakannya.

Baca Juga:  TikTok Shop Gandeng UMKM, Ini Strategi Digital Marketing Terbarunya

Cerita yang tayang di layar ponsel kerap lebih meyakinkan daripada spanduk. Ia memperlihatkan wajah, tangan yang bekerja, dan proses yang biasanya tersembunyi. Bila rekaman itu dibuat dengan perhitungan, hasilnya berumur panjang: dipilih kata kuncinya, dirancang alurnya, dan ditayangkan saat orang paling mungkin menonton. Sebab orang mencari lebih dulu sebelum membeli. Ketika usaha Anda hadir di hasil pencarian lewat penerapan SEO, dan ketika perencanaan konten dilakukan rapi, maka digital marketing berhenti menjadi pengeluaran dan mulai menjadi saluran pemasukan. Konten video bukan tempelan, melainkan cara memperkenalkan diri tanpa harus berteriak.

Untuk pekerjaan seperti ini, Dimensia Creative dapat menjadi pendamping Anda. Kami menangani pembuatan konten video, penyiaran langsung saat acara atau promo, hingga penyusunan langkah pemasaran digital yang hasilnya bisa diukur. Sapa kami di WhatsApp 0812-6349-2788 atau lihat portofolio kami di dimensiacreative.com.

Satu jalur lagi yang kerap terlewat: podcast. Perbincangan panjang memberi ruang bagi pemilik usaha untuk bercerita, tokoh daerah untuk bersuara, dan narasumber untuk membangun citra diri yang menempel di ingatan pendengar. Bila Anda ingin mencobanya sebagai narasumber atau berperan sebagai sponsor, proposal kami tersedia di dimensiacreative.com/proposal.

Berita Terkait

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur
Kemenekraf Dorong Perlindungan Nilai Ekonomi Kreator
Trade Expo Indonesia ke-41 Lampaui Target Transaksi
Komdigi Kaji Aturan Label Konten Hasil AI
IHSG Berpotensi Menguat Usai Respons Kebijakan Bursa
UMKM Cari Pembeli Lewat Konten di Era Discovery Commerce
Cara UMKM Menarik Pembeli Lewat Live Streaming
Iklan Online Bisa Jadi Pintu Masuk Spyware Tanpa Diklik

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Kemenekraf Dorong Perlindungan Nilai Ekonomi Kreator

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Trade Expo Indonesia ke-41 Lampaui Target Transaksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Komdigi Kaji Aturan Label Konten Hasil AI

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:40 WIB

IHSG Berpotensi Menguat Usai Respons Kebijakan Bursa

Berita Terbaru

Pentas seni tradisional randai Minangkabau di lapangan dengan rumah adat beratap gonjong di belakangnya. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Deni Dahniel (CC BY-SA 4.0))

Budaya

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:46 WIB

Lembar uang rupiah kertas, ilustrasi pengelolaan anggaran daerah. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Pak.syafda (CC BY-SA 4.0))

Daerah

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:45 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta. (Foto: iNews.id)

Nasional

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:40 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot. (Foto: Dok. DPR)

Nasional

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:34 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:29 WIB