JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Kebiasaan merokok pada anak dan remaja menjadi masalah serius karena nikotin berpotensi menimbulkan ketergantungan sejak usia muda, sehingga orang tua perlu pendekatan bertahap alih-alih sekadar melarang.
Orang tua perlu memahami alasan anak mulai merokok, memberi dukungan emosional, dan membantu mereka menjalani proses berhenti dengan langkah yang tepat. Memarahi atau langsung melarang justru bisa membuat anak makin menjauhi orang tua.
Langkah Awal: Komunikasi Tanpa Menghakimi
Langkah pertama adalah membangun komunikasi terbuka. Tanyakan alasan anak mulai merokok, misalnya karena ajakan teman, rasa penasaran, atau tekanan sosial, lalu dengarkan jawabannya tanpa langsung menyalahkan.
ADVERTISEMENT
Iklan Info Sponsorship →Anak juga perlu memahami dampak merokok secara konkret. Rokok dapat menyebabkan gangguan pernapasan, batuk, sesak napas, serta meningkatkan risiko penyakit serius dalam jangka panjang karena nikotin membuat ketergantungan.
Dukungan Keluarga dan Tenaga Kesehatan
Lingkungan pertemanan memengaruhi keputusan anak untuk merokok. Karena itu, orang tua dianjurkan membantu anak menghadapi tekanan teman sebaya dan menetapkan aturan yang jelas di rumah.
Jika kebiasaan itu sulit dihentikan, pendampingan keluarga dan bantuan tenaga kesehatan dapat membantu anak mengurangi ketergantungan nikotin secara bertahap.









