Komdigi: TikTok Blokir 9 Juta Akun Anak

- Jurnalis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komdigi: TikTok Blokir 9 Juta Akun Anak. (Foto: Dok. CNN Indonesia)

Komdigi: TikTok Blokir 9 Juta Akun Anak. (Foto: Dok. CNN Indonesia)

JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melaporkan platform TikTok telah memblokir sekitar 9 juta akun pengguna di bawah 16 tahun, meningkat dari sebelumnya sekitar 4 juta akun.

Angka tersebut disampaikan Komdigi dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (7/10). Selain TikTok, Meta melaporkan telah memblokir sekitar 85 ribu akun pengguna di bawah 16 tahun di Instagram dan 99 ribu akun di Facebook. Sebanyak 22,5 juta akun anak juga telah dialihkan ke fitur Teen Account.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan jumlah akun yang dinonaktifkan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan penanganan. Menurutnya, perubahan perilaku platform jauh lebih penting dibanding sekadar angka pemblokiran.

Baca Juga:  Satya Nadella Serukan Rem Darurat untuk AI Canggih

“Yang kita lihat bukan hanya berapa banyak akun yang dinonaktifkan. Yang lebih penting adalah apakah platformnya berubah menjadi lebih aman bagi anak,” kata Meutya.

Instagram dan Facebook Masih Berisiko Tinggi

Meski Instagram dan Facebook sudah menerapkan fitur Teen Account, Komdigi masih mengategorikan keduanya sebagai platform berisiko tinggi. Penilaian itu mengacu pada tujuh kategori risiko, yakni risiko kontak, konten, kecanduan, keamanan, konsumen, kondisi fisik dan fisiologis, serta kesehatan mental.

Baca Juga:  Tawuran via DM Instagram, 12 Pelajar SMP Bekasi Ditangkap

Komdigi bersama tim pakar akan memperjelas indikator dari tujuh kategori risiko tersebut agar platform memiliki acuan yang lebih konkret dalam melakukan mitigasi dan menurunkan tingkat risiko layanannya.

Edukasi Anak dan Orang Tua Jadi Kunci

Pemerintah juga menekankan tanggung jawab platform tidak berhenti pada pembatasan akun dan penyediaan fitur keamanan. Edukasi kepada anak dan orang tua dinilai sama pentingnya agar fitur pengawasan benar-benar digunakan.

Berita Terkait

Komdigi Kaji Aturan Label Konten Hasil AI
Qualcomm Bantah Chip Snapdragon 8 Elite Gen 6 Panas
Iklan Online Bisa Jadi Pintu Masuk Spyware Tanpa Diklik
Virtus Soroti Tata Kelola Data di Tengah Isu Perlambatan AI
Sony Rilis Walkman Emas Terbaru, Tepis Rumor Disuntik Mati
Layanan AI DeepSeek Tumbang Lima Jam, Model V4-Pro Terganggu
Asus ROG Xbox Ally X20 Rilis di RI, Harga Rp46,9 Juta
Platform Cek NIK-Nomor HP Batal Rilis Usai Disalahgunakan

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:51 WIB

Komdigi Kaji Aturan Label Konten Hasil AI

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Qualcomm Bantah Chip Snapdragon 8 Elite Gen 6 Panas

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Iklan Online Bisa Jadi Pintu Masuk Spyware Tanpa Diklik

Senin, 19 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Virtus Soroti Tata Kelola Data di Tengah Isu Perlambatan AI

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Sony Rilis Walkman Emas Terbaru, Tepis Rumor Disuntik Mati

Berita Terbaru

Pentas seni tradisional randai Minangkabau di lapangan dengan rumah adat beratap gonjong di belakangnya. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Deni Dahniel (CC BY-SA 4.0))

Budaya

Tradisi Lukah Gilo Solok Difilmkan agar Tak Lenyap

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:46 WIB

Lembar uang rupiah kertas, ilustrasi pengelolaan anggaran daerah. (Foto: Dok. Wikimedia Commons/Pak.syafda (CC BY-SA 4.0))

Daerah

Efisiensi Anggaran, Pokir DPRD 50 Kota Tak Tersalur

Selasa, 20 Okt 2026 - 16:45 WIB

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta. (Foto: iNews.id)

Nasional

Personel Gabungan di Monas Bersiap Amankan Demo Jakarta

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:40 WIB

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot. (Foto: Dok. DPR)

Nasional

Dua Kasus Perundungan Anak Berujung Kematian Disorot

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:34 WIB

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan. (Foto: CNN Indonesia)

Nasional

Hercules Datangi Kementerian ATR/BPN soal Sengketa Lahan

Selasa, 20 Okt 2026 - 11:29 WIB