JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Remaja bernama Haikal Hafiz Ramadhan (18) yang terseret arus Kali Ciliwung di Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, ditemukan meninggal dunia pada Kamis (8/10/2026) setelah operasi pencarian berlangsung tiga hari.
Peristiwa itu bermula Selasa (6/10) malam ketika Wargono (52), ayah korban, sedang beristirahat di rumahnya di Jalan Poloniakam RT 11/RW 06, Kelurahan Bidara Cina. Ia mendengar teriakan Haikal yang meminta pertolongan karena terbawa arus sungai. Wargono berupaya menolong anaknya, tetapi derasnya arus membuat upaya tersebut gagal dan korban hilang dari pandangan. Saat kejadian, korban mengenakan baju berwarna hitam dan celana pendek kuning.
Pencarian Tiga Hari, Jasad Ditemukan 3,3 Kilometer
Tim SAR gabungan memulai penyisiran darat dan perairan pada Selasa sekitar pukul 23.45 WIB. Pada Rabu (7/10) dini hari, petugas mencoba metode jangkar, namun hingga pukul 01.45 WIB korban belum ditemukan sehingga pencarian dihentikan sementara. Pencarian dilanjutkan pada Rabu pagi dengan membagi personel menjadi dua search and rescue unit (SRU) untuk memperluas wilayah penyisiran.
ADVERTISEMENT
Iklan Info Sponsorship →“Alhamdulillah korban ditemukan pada hari ketiga pencarian dengan radius sekitar 3,3 kilometer dari lokasi kejadian,” kata Kepala Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Kota Jakarta Timur Rangga Bima Setiawan, Kamis.
Jasad korban terlihat mengapung di aliran sungai sekitar pukul 06.10 WIB setelah laporan dari petugas di lapangan. Proses evakuasi rampung pada 06.50 WIB, selanjutnya korban dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk menjalani proses otopsi.
Operasi pencarian melibatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Jakarta, BPBD DKI Jakarta, Damkar Sektor Jatinegara, SAR Brimob, PPSU dan Kelurahan Bidara Cina, Polsek Jatinegara, serta pengurus RT dan RW setempat.
Operasi SAR Resmi Ditutup
Rangga memastikan pencarian resmi dihentikan setelah korban berhasil dievakuasi. “Dengan ditemukannya korban, pencarian SAR gabungan resmi ditutup pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB,” ujarnya. Jenazah korban kini berada di RS Polri Kramat Jati untuk kepentingan pemeriksaan medis.









