JAKARTA, ArgumenRakyat.com — Daycare tidak lagi sekadar tempat menitipkan anak selama jam kerja, tetapi mulai dipandang sebagai ruang belajar yang menumbuhkan kemandirian, kemampuan sosial, dan cara anak memecahkan masalah sejak usia dini.
Seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya pendidikan usia dini, orang tua mulai mempertimbangkan aspek lain saat memilih layanan pengasuhan. Lingkungan daycare diharapkan tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga mampu menjadi ruang belajar yang sesuai tahap perkembangan anak. Keterampilan seperti berpikir kritis, beradaptasi, berkomunikasi, dan menyelesaikan masalah pun dinilai penting disiapkan sejak dini.
Pendekatan Montessori dan Praktik Sehari-hari
Salah satu pendekatan yang banyak digunakan adalah metode Montessori yang menekankan pengalaman langsung dan aktivitas konkret. Dalam metode ini, aktivitas sehari-hari atau Practical Life menjadi bagian penting, misalnya merapikan mainan, menuang air, menyiapkan makanan ringan, hingga merawat tanaman.
ADVERTISEMENT
Iklan Info Sponsorship →“Padahal dunia yang akan dihadapi anak-anak kita 10 hingga 20 tahun mendatang sangat berbeda. Kemampuan yang akan membuat mereka berhasil bukan hanya akademik, tetapi juga kemampuan berpikir mandiri, menyelesaikan masalah, beradaptasi, berkomunikasi, dan memiliki rasa percaya diri,” ujar Indah Tri Novita, Co-Founder PlayHive Montessori Daycare sekaligus pemegang Diploma Montessori.
Indah menjelaskan, kesempatan melakukan berbagai aktivitas secara mandiri membantu anak membangun rasa percaya diri. Ketika diberi ruang mencoba dan menyelesaikan tugas sederhana sendiri, anak juga belajar berkonsentrasi, mengambil keputusan, serta memahami konsekuensi dari tindakannya.
Yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
Stimulasi perlu disesuaikan dengan tahap tumbuh kembang anak. Pada bayi dan toddler, stimulasi diarahkan pada eksplorasi lingkungan, pengalaman sensorik, gerak aktif, dan pembentukan rasa aman. Anak usia prasekolah mulai diberi kesempatan mengembangkan bahasa, kemampuan sosial dan emosional, numerasi, kreativitas, hingga berpikir kritis.
“Daycare adalah tempat di mana anak menghabiskan sebagian besar waktunya setiap hari. Karena itu, orang tua perlu melihat apakah lingkungan tersebut membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, percaya diri, dan memiliki kecintaan belajar,” ujarnya.









